FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Kompetisi Super League 2025/2026 secara resmi sudah merampungkan seluruh pertandingannya di putaran pertama.
Dari 18 tim yang berkompetisi, semuanya sudah menyelesaikan 17 pertandingan di putaran pertama ini.
Menariknya, di putaran pertama ini ada satu catatan spesial yang berhasil dicatatkan oleh PSM Makassar.
PSM Makassar jadi tim teratas yang mencatatkan paling banyak meraih sepak pojok atau corner.
Dari 17 pertandingan yang dimainkan, skuad asuhan pelatih Tomas Trucha itu mencatatkan 108 tendangan sudut.
Ini jadi catatan tertinggi di antara seluruh kontestan liga.
Capaian ini melampaui tim-tim besar lainnya seperti Persija Jakarta (104), Bali United (102), Persebaya Surabaya (96), dan Malut United (95).
Banyak Sepak Pojok Tapi Gagal Dimanfaatkan
Meski berhasil menciptakan banyak sepak pojok, namun PSM masih belum mampu memanfaatkan kesempatan ini.
Mayoritas gol PSM lahir melalui skema open play dengan sumbangan 17 gol dari total 21 gol.
Namun dari segi set piece atau sepak pojok ini berbanding terbalik dengan skema open play.
Meski memimpin statistik sepak pojok, PSM hanya mampu mencetak 1 gol dari corner kick.
Padahal mereka mampu menciptakan 108 sepak pojok dan persentase keberhasilan jauh bahkan untuk mencapai satu persen pun terbilang sulit.
Pertanyaan kini muncul apa yang membuat PSM kesulitan menciptakan gol dari sepak pojok.
Padahal, dari postur pemain mereka punya beberapa pemain yang lumayan tinggi menjulang.
Sebut saja nama-nama pemain seperti Yuran Fernandes dan Aloisio Neto yang juga sering maju saat adanya sepak pojok.
Dari berbagai kesempatan dua pemain ini masih sangat kesulitan untuk bisa membantu tim lewat gol dari skema set piece ini.
Saatnya Tiru dan Belajar dari Arsenal
Salah satu tim sepakbola yang terkenal untuk memanfaatkan sepak pojok adalah Arsenal.
Ada baiknya pelatih PSM Makassar mencoba untuk mempelajari atau bahkan meniru cara Arsenal memanfaatkan corner kick menjadi gol bahkan keunggulan mereka disetiap laga.
Dari statistik musim 2023/2024 misalnya, tim Meriam London ini punya rasio keberhasil sepak pojok yang berbuah yang sangat baik.
Ada 6,4 gol yang dicetak Arsenal per 100 tendangan sudut adalah yang terbaik di Premier League sejak musim 2023-24 .
Di musim itu, Arsenal telah mencetak 31 gol Premier League dari tendangan sudut sejak awal musim 2023/24, setidaknya 11 gol lebih banyak daripada tim lain mana pun.
Dan sampai musim 2025/2026 ini, setiap Martin Odegaard dan kawan-kawan mendapatkan sepak pojok pasti tim lawan langsung meningkatkan waspada.
Hal inilah yang perlu dipelajari lebih jauh dan coba diterapkan oleh tim PSM Makassar di putaran kedua.
Mulai dari memperlajari pergerakan dan peran setiap pemain Arsenal saat sepak pojok serta meningkat akuasi sang eksekutor bola mati itu.
Karena lewat sepak pojok, bisa saja itu jadi pembeda dari hasil pertandingan yang mengalami kebuntuan.
(Erfyansyah/fajar)





