2 Pelaku Pelecehan di Meruya Masih di Bawah Umur, Ngaku Iseng karena Video Porno

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua pelaku pelecehan payudara yang meresahkan warga di Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat ternyata masih di bawah umur.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat AKP Wisnu Wirawan mengungkapkan bahwa kedua pelaku yang berinisial FNS dan ZHR itu merupakan pelajar.

"Benar, keduanya masih di bawah umur, pelajar. Saat ini mereka ditangani Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak)," kata Wisnu saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (14/1/2026).

Baca juga: PT Pulo Mas Jaya Jelaskan Asal-usul Cekungan di Jalan Pulomas yang Diduga Resapan Air

Wisnu mengungkapkan, berdasarkan pemeriksaan awal, para pelaku baru pertama kali melancarkan aksinya.

Motif kedua remaja tersebut melakukan aksi bejat itu dipicu oleh kebiasaan menonton konten dewasa.

"Pengakuannya baru sekali melakukan, dan atas dasar iseng karena sering nonton video porno," ujar Wisnu.

Wisnu menjelaskan, kedua pelaku berhasil ditangkap pada Selasa (13/1/2026) di wilayah Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat.

Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan warga dan video viral yang memperlihatkan aksi keduanya.

Kasus ini kini telah dilimpahkan dari Polsek Kembangan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Barat untuk penanganan lebih lanjut, mengingat status pelaku yang masih di bawah umur.

Baca juga: 3 Pak Ogah Pungli di Exit Tol Rawa Buaya Ditangkap, Ternyata Tak Tutup Jalan Pakai Rantai

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung menyatakan, pihaknya masih terus mendalami kasus ini.

"Ini masih pengembangan, karena baru diserahkan (Polsek) Kembangan ke kami. Diserahin pagi tadi ke kami," kata Arfan.

Sebelumnya, aksi pelecehan payudara yang dilakukan kedua pelaku sempat viral di media sosial.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat dua pria berboncengan mengendarai sepeda motor matik melintas di sebuah gang wilayah Meruya Selatan pada Kamis (8/1/2026).

Mereka tampak membuntuti seorang perempuan yang sedang mengayuh sepeda dan kemudian melakukan aksinya kepada korban.

Berdasarkan rekaman lainnya, aksi serupa kedua pelaku yang sama juga menyasar seorang siswi SMP berseragam putih biru yang sedang berjalan kaki pada Senin (12/1/2026) pagi.

Baca juga: Disperkimtan Bekasi Minta Gapura Dukuh Zamrud Diaudit Inspektorat

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Warga sekitar yang mengenali wajah pelaku dari rekaman CCTV pun akhirnya menangkap keduanya saat tengah menaiki sepeda motor di jalanan pada Selasa (13/1/2026) sore.

Keduanya pun langsung diinterogasi dan sempat dihakimi massa, sebelum akhirnya diserahkan ke kepolisian.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Shalika Aurelia Incar Abroad Lagi sambil Lanjut Kuliah S2 di 2026
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Pegawai Pajak Jadi Tersangka KPK Dapat Bantuan Hukum, Purbaya: Tapi Tak Ada Intervensi
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Sepanjang 2025, Indonesia Sepakati Tujuh Kerja Sama Pertahanan
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dari Perang hingga Judi Online, 27.768 WNI Berhasil Kembali ke RI
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Penguatan SDM dan Integritas Jadi Fokus Rakernas Kejaksaan RI 2026
• 21 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.