Kabar Baik! Harga Rumah Susun 2026 Masih Sama, Cocok untuk Milenial dan Gen Z

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Pemerintah memberikan kabar gembira bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), terutama para Gen Z dan milenial yang ingin memiliki hunian di kawasan perkotaan.

Hingga awal tahun 2026, harga jual maksimal rumah susun (rusun) subsidi di wilayah Jabodetabek dipastikan belum mengalami kenaikan.

Belum adanya regulasi baru membuat ketentuan lama masih digunakan sebagai acuan dalam program perumahan bersubsidi nasional.

Program rumah subsidi ini menjadi bagian dari Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), yang bertujuan membantu masyarakat memiliki rumah layak dengan bunga rendah dan tenor panjang.

Dalam skema FLPP, pemerintah memberikan subsidi bunga kepada bank penyalur KPR, sehingga cicilan rumah menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.

Untuk kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), harga jual tertinggi rumah subsidi, baik rumah tapak maupun rumah susun, masih dibatasi pada angka Rp185 juta per unit.

Angka ini menjadi batas atas dalam pembiayaan KPR subsidi yang ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Meski demikian, harga rumah susun subsidi di wilayah Jabodetabek dalam praktiknya sedikit lebih tinggi dibanding rumah tapak.

Hal ini disebabkan oleh mekanisme penetapan harga rusun yang mempertimbangkan banyak faktor, seperti biaya konstruksi vertikal, fasilitas bersama, dan nilai lahan di pusat kota.

Harga rusun biasanya dihitung berdasarkan harga per meter persegi dikalikan luas unit, kemudian ditambah biaya pembangunan sarana dan prasarana gedung bertingkat.

Mengacu pada Keputusan Menteri PUPR Nomor 995/KPTS/M/2021, harga rumah susun subsidi di Jabodetabek masih mengikuti kisaran berikut:

  • Jakarta Barat: sekitar Rp320,4 juta per unit
  • Jakarta Selatan: sekitar Rp331,2 juta per unit
  • Jakarta Timur: sekitar Rp316,8 juta per unit
  • Jakarta Utara: sekitar Rp345,6 juta per unit
  • Jakarta Pusat: sekitar Rp334,8 juta per unit
  • Tangerang & Tangerang Selatan: sekitar Rp302,4 juta per unit
  • Depok, Bogor, dan Bekasi: sekitar Rp302,4 juta hingga Rp309,6 juta per unit

Harga tersebut masih menjadi acuan utama pengembang dalam menentukan nilai jual rumah susun bersubsidi di kawasan metropolitan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Anggaran Perpusnas Rp 377,9 M, Legislator: Sanggup Merawat Naskah Kuno?
• 1 jam laludetik.com
thumb
KPK Panggil Sekretaris Camat Kedungwaringin Bekasi Terkait Suap Ade Kuswara
• 12 jam laludetik.com
thumb
BMKG Ingatkan Waspada Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota Besar Hari Ini
• 16 jam lalukatadata.co.id
thumb
Google Klarifikasi Isu Nadiem Makarim, Kejagung Beri Tanggapan
• 2 jam laludisway.id
thumb
Tinggalkan JKT48, Zee Asadel Jujur Kini Lebih Nyaman Main Film Dibanding Nyanyi
• 11 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.