BOGOR, DISWAY.ID - Polres Bogor masih melakukan penyelidikan terkait kemunculan asap di salah satu area tambang yang berdekatan dengan PT Antam.
Hingga saat ini, aparat belum dapat memastikan apakah insiden tersebut disebabkan oleh ledakan atau faktor lain.
BACA JUGA:Taruna Poltekpin Fokus Bersihkan Lapas, Rumah Dinas, dan Sekolah di Aceh
BACA JUGA:Aurelie Moeremans Jadi Korban Child Grooming, 4 Daftar Artis Pacari Anak di Bawah Umur
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan bahwa informasi mengenai adanya ledakan masih belum dapat dipastikan.
Ia menegaskan bahwa hasil awal di lapangan baru menunjukkan adanya kadar gas karbon monoksida (CO), sementara penyebab munculnya asap masih dalam proses pendalaman.
"Untuk insiden ledakan, belum bisa dipastikan," katanya kepada awak media, Rabu 14 Januari 2026.
BACA JUGA:Nestle Indonesia Buka Suara Soal Toksin di Susu Formula: Pastikan Seluruh Pabrik Lokal Tidak Terdampak
BACA JUGA:Google Klarifikasi Isu Nadiem Makarim, Kejagung Beri Tanggapan
Menurutnya, asap pertama kali terpantau muncul pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.
Namun, hingga kini, tim gabungan belum dapat masuk ke titik sumber asap untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
"Penyebab munculnya asap ini yang masih harus kami selidiki lebih lanjut. Kami masih menunggu kondisi memungkinkan agar petugas bisa masuk ke sumber asap," ujarnya.
Terkait informasi yang beredar mengenai dugaan adanya penambang ilegal yang terjebak di lokasi, pihaknya menyebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih dalam tahap monitoring.
BACA JUGA:Eks Kades Kohod Arsin Dkk Cuma Divonis 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pagar Laut
Di sisi lain, pihak PT Antam disebut telah memastikan bahwa tidak terjadi ledakan di area tersebut.
- 1
- 2
- »




