Nasib Istri dan Orangtua Tersangka Narkoba di Bone Usai Viral Ngaku Dimintai Rp15 Juta Oknum Polisi

tribuntimur.com
18 jam lalu
Cover Berita

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE— Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bone, Iptu Irham, menegaskan tidak adanya praktik suap dalam penanganan kasus narkotika yang melibatkan seorang tersangka berinisial DR (30), yang diamankan di Jalan Lapawawoi, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul beredarnya sebuah video percakapan berdurasi lebih dari satu menit yang ramai dibagikan di sejumlah grup WhatsApp dan media sosial.

Dalam video tersebut, terdengar percakapan yang diduga melibatkan orang tua tersangka berinisial NL dengan seorang pria bernama BH, yang menyinggung soal adanya uang Rp15 juta.

Menanggapi hal itu, Iptu Irham dengan tegas membantah isi percakapan tersebut dan memastikan tidak pernah ada penyerahan uang kepada oknum polisi dalam penanganan perkara tersebut.

“Kami tegaskan, informasi soal adanya polisi menerima uang itu tidak benar. Tidak pernah ada penyerahan uang, baik kepada saya maupun kepada anggota,” ujar Iptu Irham saat dikonfirmasi, Rabu (14/1/2026).

Untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar, Polres Bone kemudian memanggil sejumlah pihak yang disebut dalam video guna dimintai klarifikasi.

Dalam klarifikasi tersebut, orangtua tersangka DR mengakui bahwa dirinya merupakan pihak yang ada dalam percakapan telepon tersebut. 

Namun, ia mengaku tidak mengenal pihak yang meneleponnya karena menggunakan telepon milik BH.

NL juga mengaku hanya mendengar kabar terkait nama dan jabatan yang disebut dalam percakapan, tanpa mengetahui secara pasti sumber informasi tersebut.

Ia menegaskan tidak pernah mendatangi Polres Bone, termasuk untuk menjenguk anaknya sejak diamankan dalam kasus narkoba.

Sementara itu, istri tersangka berinisial EN menjelaskan bahwa nominal Rp15 juta yang disebut dalam percakapan bermula dari niatnya mencari bantuan kepada seorang tetangga bernama IC.

EN mengaku sempat menanyakan kepada IC apakah memungkinkan membantu mengurus persoalan suaminya dengan menyiapkan dana tersebut. 

Namun, rencana itu tidak berlanjut dan uang yang sempat disiapkan kembali ditarik.

IC selaku tetangga tersangka membenarkan pernyataan tersebut. 

Ia mengaku hanya dimintai tolong untuk menyampaikan informasi ke pihak kepolisian.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rapor Merah Pemain Pelapis Real Madrid: Mengapa Rotasi Alvaro Arbeloa Berujung Petaka di Copa del Rey?
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Ribuan Rumah Terendam Banjir, Lamongan Tetapkan Status Tanggap Darurat
• 23 jam lalurealita.co
thumb
KPK Geledah Kantor Pajak, Menkeu Purbaya Pastikan Evaluasi Total Internal Ditjen Pajak | SAPA MALAM
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Pemprov DKI Siaga Hadapi Banjir Rob dan Cuaca Ekstrem
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menteri LH Tegaskan Darurat Sampah Nasional, Desak DPRD Perkuat Anggaran dan Pengawasan Daerah
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.