Gibran Batal ke Yahukimo, Pangdam Cenderawasih Ungkap Fakta dan Analisis Intelijen Terkini

rctiplus.com
15 jam lalu
Cover Berita

BIAK, iNews.id – Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim merekomendasikan penundaan kunjungan kerja Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, ke Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Sesuai jadwal, Gibram semestinya mengunjungi daerah tersebut pada Rabu (14/1/2026).  

Keputusan ini diambil setelah dilakukan penilaian situasi berbasis data, fakta, dan hasil analisis intelijen di lapangan. Pangdam menegaskan bahwa faktor keamanan menjadi prioritas utama dalam setiap agenda VVIP.  

"Bapak Wakil Presiden memiliki keinginan yang sangat kuat untuk berkunjung ke Yahukimo demi menyapa masyarakat dan meninjau langsung progres pembangunan di sana. Namun, saya selaku Komandan Satuan Tugas Pengamanan VVIP, berdasarkan penilaian situasi hingga pagi ini, menyarankan kepada Bapak Wakil Presiden untuk menunda kunjungan tersebut," ucap Mayjen TNI Amrin Ibrahim.  

Menurutnya, intelijen mendeteksi adanya indikasi aktivitas kelompok yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan kelancaran acara di Yahukimo. Dia menekankan, komitmen pemerintah pusat untuk membangun wilayah tersebut tetap utuh, dan kunjungan akan dijadwalkan kembali setelah kondisi dinyatakan aman.  

Dalam keterangan pers di Bandara Internasional Frans Kaisiepo, Biak, Pangdam didampingi Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, serta Kapolda Papua Irjen Pol Petrus Patrige R. Renwarin.  

Original Article


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Petinggi PBNU Bantah Terima Duit Kasus Kuota Haji, KPK Kantongi Bukti
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Conor Gallagher Resmi Bergabung dengan Tottenham Hotspur
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Jepang Tawarkan Program Magang dan Transfer Ilmu untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis Indonesia
• 13 jam lalupantau.com
thumb
SK Kontrak Kerja PPPK Hingga BUP Ditarik, Lalu Diubah Jadi 5 Tahunan,, Ajun; Aneh!
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Bareskrim Terima Dua Laporan Dugaan Teror terhadap Aktivis dan Konten Kreator
• 21 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.