GenPI.co - Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh menyebut masih ada 155.193 jiwa atau 49.800 kepala keluarga (KK) di tempat pengungsian, seusai bencana akhir November 2025.
“Pengungsi berada di 988 titik lokasi pengungsian di kabupaten maupun kota,” kata Jubir Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh Murthalamuddin, dikutip dari Antara, Kamis (15/1).
Dia mengungkapkan jumlah pengunjung paling banyak adalah Kabupaten Aceh Utara, dengan total 67.876 jiwa.
Kemudian, Kabupaten Aceh Tamiang tercatat 26.040 jiwa, Gayo Lues 19.906 jiwa, dan Pidie Jaya 14.794 jiwa.
Sementara itu, Aceh Timur 8.507 jiwa, Aceh Tengah 8.021 jiwa, Bireuen 5.895 jiwa, Bener Meriah 2.116 jiwa.
Posko Tanggap Darurat Bencana menyebut jumlah pengungsi Nagan Raya 1.763 jiwa, Lhokseumawe 138 jiwa, serta Kabupaten Pidie 137 jiwa.
Murthala menyampaikan bencana banjir dan tanah longsor menyebabkan 148.819 unit rumah terdampak.
Rinciannya, yakni 64.740 unit rusak ringan, 40.114 unit rusak sedang, serta 29.755 unit rusak berat, dan 1.942 unit hilang.
Dia mengatakan sejumlah unsur terkait, terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) untuk warga yang berada di pengungsian.
“Langkah ini sambil menunggu persiapan pembangunan hunian tetap, supaya warga bisa segera menempati rumah yang layak dan aman,” ucapnya. (ant)
Simak video menarik berikut:




