Situasi Iran Memanas, Menlu: Komunikasi Sulit, Opsi Evakuasi WNI Disiapkan | BERUT

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita

TEHERAN, KOMPAS.TV - Sejumlah aktivis menyebut korban tewas akibat protes nasional Iran mencapai lebih dari 2.000 orang.

Human Rights Activists News Agency yang berbasis di Amerika Serikat, menyebut jumlah korban jiwa yang tewas jauh melampaui korban dalam setiap putaran unjuk rasa atau kerusuhan lain di Iran selama puluhan tahun.

Sementara pemerintah Iran belum merilis resmi jumlah korban tewas selama demo.

Kini, sejumlah warga sudah bisa menggunakan alat komunikasi setelah jaringannya sempat diputus beberapa waktu.

Sementara itu, Senin (12/01/2026) lalu waktu setempat, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian ikut unjuk rasa pro pemerintah di Teheran.

Ia memimpin pawai dan berjabat tangan dengan para demonstran selama unjuk rasa.

Unjuk rasa diadakan di beberapa kota untuk mengutuk kejahatan teroris bersenjata.

Kepala Polisi Teheran, Brigadir Jenderal Ahmad Reza Radan, mengatakan pada Selasa pasukan keamanan menangkap perusuh yang mengganggu demonstrasi damai.

Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkap komunikasi dengan WNI di Iran masih mengalami kesulitan di tengah situasi yang terus memanas.

Pemerintah mengimbau seluruh WNI di Iran untuk tetap waspada dan menghindari lokasi rawan, sambil menyiapkan langkah antisipasi, termasuk evakuasi jika diperlukan.

Baca Juga: Kedubes Iran soal Kerusuhan Protes: Akui Hak Unjuk Rasa, Tuding Ada Penyusupan dan Intervensi Asing

#iran #demoiran #menlu

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Penulis : Aisha-Amalia-Putri

Sumber : Kompas TV

Tag
  • demo iran
  • rusuh demo iran
  • korban tewas demo iran
  • menlu
  • wni di iran
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KAI Daop 1 Jakarta Siapkan 158 Ribu Kursi Kereta untuk Libur Isra Miraj
• 19 jam lalusuara.com
thumb
Menhut Izinkan Warga Pakai Kayu Hanyutan Bencana
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Onic dijadwalkan hadapi tim Singapura untuk jaga asa lolos knockout M7
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Luhut Tegaskan Tak Punya Saham di TPL
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Banjir Rendam 2.172 Hektare Sawah di Jepara
• 14 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.