GenPI.co - Bupati Bogor Rudy Susmanto membantah kabar adanya ratusan korban pada peristiwa kemunculan asap di area tambang emas PT Antam Pongkor, Bogor, Jawa Barat.
Rudy mengatakan pemda, aparat, dan manajemen Antam langsung ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi itu.
“Kami datang ke Kecamatan Nanggung, untuk mendapat informasi valid. Informai mengenai ratusan korban itu, tidak benar,” katanya dikutip dari Antara, Kamis (15/1).
Dia mengungkapkan angka 700 yang beredar di masyarakat, bukan jumlah korban. Namun, istilah level atau portal kerja dalam tambang.
“700 itu level, bukan 700 orang terjebak, kami perlu meluruskannya, supaya masyarakat tidak panik,” ujarnya.
Rudy memastikan pemda akan menelusuri kebanaran, jika ada informasi lain di luar aktivitas resmi PT Antam.
“Kalau ada informasi lain yang beredar, izinkan kami memastikannya. Kami akan sampaikan sesuai data dan fakta,” tuturnya.
Dia menyatakan peristiwa kemunculan asap di salah satu level tambang, terjadi pukul 00.30 WIB. Pada waktu tersebut, sudah tidak ada aktivitas penambangan resmi.
Pemda Bogor pun sudah menyiapkan langkah antisipasi, dengan mengerahkan mobil pemadam kebakaran, BPBD, ambulans, dan lainnya.
“Kami sudah menyiapkan sejak awal, karena juga mendapat informasi ada korban, tetapi, setelah diverifikasi, tidak ada satupun karyawan Antam jadi korban,” ucapnya. (ant)
Simak video pilihan redaksi berikut ini:




:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-01-12-Komika-Pandji-Pragiwaksono-dalam-pertunjukan-stand-up-comedy.jpg)