JAKARTA, KOMPAS.TV – Pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprioritaskan pemenuhan kebutuhan 270 jembatan bailey pada fase pemulihan konektivitas pascabenca di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kepala Pusat Data, Informasi,dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan hal itu melalui keterangan tertulis, Rabu (14/1/2026).
“Seiring dengan fase pemulihan konektivitas, BNPB memprioritaskan pemenuhan kebutuhan 270 unit jembatan bailey yang tersebar di Aceh (137 unit), Sumatera Utara (27 unit), dan Sumatera Barat (106 unit),” jelasnya.
Baca Juga: Pembangunan Huntap Polri untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang Resmi Dimulai
“Hingga saat ini, sebanyak 20 unit telah terpasang, 10 unit sedang dalam proses pemasangan, serta 117 unit jembatan Aramco telah dikirimkan khusus untuk wilayah Aceh,” tambahnya.
Muhari menambahkan, pembangunan jembatan bailey Bailey Jamur Ujung pada ruas jalan poros Bireuen–Takengon telah dapat dilalui kendaraan roda empat.
Selain itu, perakitan rangka Jembatan Krueng Pelang yang telah mencapai progres 80 persen.
Ia juga menyebut upaya normalisasi sungai di Aceh Tamiang serta pembersihan fasilitas publik di wilayah Aceh Utara terus dipercepat melalui sinergi Satgas Yonzipur 5/ABW dan tim Operasi Aman Nusa II-2025.
Dalam keterangannya, Muhari juga menyampaikan data jumlah korban terdampak bencana per Senin (12/1/2026).
“Tercatat total korban meninggal dunia mencapai 1.189 jiwa, dengan rincian 550 jiwa di Aceh, 375 jiwa di Sumatera Utara, 231 jiwa di Sumatera Barat, serta 33 jiwa yang masih dalam proses identifikasi,” jelasnya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- badan nasional penanggulangan bencana
- bnpb
- penanganan pascabenca sumatera
- bencana sumatera
- pembangunan jembatan bailey




