Pemilik Sido Muncul (SIDO) Dikabarkan Buka Opsi Divestasi Sebagian Saham

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten produsen Tolak Angin, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) dikabarkan sedang mempertimbangkan berbagai opsi, termasuk penjualan saham perseroan ke mitra strategis. 

Seperti dilansir Bloomberg, Sido Muncul merupakan perusahaan obat herbal terbesar di Indonesia milik keluarga Hidayat. Melalui PT Hotel Candi Baru, keluarga Hidayat memegang sekitar 78% saham SIDO. 

SIDO dikabarkan Bloomberg terbuka untuk mendatangkan investor strategis guna membawa bisnis perseroan melalui potensi penjualan saham.

“[Tujuannya untuk membawa bisnis SIDO] ke tingkat yang lebih tinggi," kata Komisaris Sido Muncul Venancia Sri Indrijati Wijono seperti dilansir Bloomberg, Rabu (14/1/2026). 

Berdasarkan sumber Bloomberg yang mengetahui, keluarga Hidayat sedang bernegosiasi dengan bank dan transaksi tersebut dapat menilai Sido Muncul sekitar US$1 miliar. 

Menurut Venancia, minat beberapa investor potensial sedang dieksplorasi, tetapi belum ada tindakan lebih lanjut yang diambil. Dia menolak berkomentar tentang besarnya kemungkinan penjualan saham, tetapi menegaskan bahwa SIDO tidak terburu-buru dalam menempuh aksi tersebut dan fokus saat ini pada peningkatan kinerja.

Baca Juga

  • Nilai Tukar Rupiah Hari Ini (15/1) Dibuka Menguat ke Rp16.856 saat Dolar AS Tancap Gas
  • Saham-Saham Tambang Pilihan JP Morgan Awal 2026
  • Harga Emas Antam Hari Ini Kamis (15/1) Rekor Lagi, 1 Gram Dijual Rp2,67 Juta

Berdasarkan catatan Bloomberg, perusahaan ekuitas swasta Affinity Equity Partners menjual sisa sahamnya sebesar 17,1% kepada keluarga Hidayat pada 2024 dalam kesepakatan senilai US$233 juta.

Di lantai bursa, saham SIDO parkir di level Rp545 pada Kamis (15/1/2026) pagi. Nilai kapitalisasi pasar SIDO tercatat sebesar Rp16,2 triliun.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Anak Muda Kerja Dulu Atau Langsung Buka Usaha? Ini Kata Jeff Bezos
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Emiten Prajogo PTRO dalam Pusaran MSCI dan FTSE 2026, Target Saham ke Rp 16.000?
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
United Tractors (UNTR) Setop Buyback Saham Usai Rogoh Kocek Rp1,99 Triliun
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
6 Tragedi Kematian Pendaki di Gunung Slamet, Kasus Terbaru Menimpa Syafiq Ali Setelah Hilang 17 Hari
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Kunjungan Gibran ke Yahukimo Dibatalkan Setelah Ada Info Intelijen, Apa yang Terjadi?
• 4 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.