REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Antusiasme menyambut kembalinya grup K-pop BTS ke panggung dunia "meledak" setelah BigHit Music merilis detail resmi tur dunia mereka. Tur ini tidak hanya menjadi saksi kembalinya RM, Jin, Suga, J-hope, Jimin, V, dan Jungkook sebagai grup utuh, tetapi juga mencetak rekor sebagai tur dengan jadwal terbanyak bagi artis Korea Selatan, yakni total 79 pertunjukan di lebih dari 30 kota.
Dengan desain panggung 360 derajat yang memungkinkan penggemar melihat para anggota dari segala sisi, permintaan tiket diprediksi akan meledak. Bagi Army "lawas" maupun pemula, proses pembelian tiket konser BTS selalu menjadi momen yang penuh tekanan. Ini akan menjadi salah satu comeback terbesar di seluruh dunia K-pop, bahkan mungkin sepanjang masa, sehingga permintaan tiket diprediksi akan sangat tinggi.
- Segini Harga Tiket Konser BTS di Korea dan Jepang, Army Indonesia Siap-Siap Nabung!
- BTS Bakal Guncang Jakarta 26-27 Desember 2026, Army Siap War Tiket?
- 'War' Tiket Konser BTS Diprediksi Lebih Sengit dari Konser Taylor Swift
Di Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, dan negara-negara di Eropa, penjualan tiket konser BTS akan dibuka pada 22 Januari (untuk pemilik membership Army) dan 23 Januari (untuk penjualan umum). Untuk menghadapi situasi ini, sistem Army Membership Presale dinilai menjadi senjata utama bagi para penggemar yang ingin mengamankan kursi sebelum penjualan umum dibuka. Kunci utama untuk mengikuti presale ini adalah memiliki keanggotaan resmi di aplikasi Weverse.




