Jakarta, IDN Times - Ada momen menarik di dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri 2026 di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat pada Rabu (14/1/2026). Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, tetap diundang oleh Kemlu.
Terlihat Menlu Sugiono menjabat tangan Dino usai memasuki ballroom di kantor Kemlu. Baik Sugiono maupun Dino tersenyum ketika saling berjabat tangan.
Momen tersebut menarik lantaran sebelumnya Dino menyampaikan kritik cukup keras di ruang publik terhadap kinerja Sugiono sebagai menlu. Salah satunya menyoroti posisi Sugiono yang tidak sepenuhnya fokus mengurusi isu kebijakan luar negeri dan Kemlu, karena turut menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, ia disebut jarang berada di Kemlu.
"Mohon luangkan waktu untuk lebih banyak memimpin Kementerian Luar Negeri. Idealnya Menlu Sugiono bisa full time mengurus Kemlu, tapi minimal 50 persen dan kalau bisa 80 persen (berada di Kemlu), alhamdulillah," ujar Dino seperti dikutip dari akun media sosial, Kamis (15/1/2026).
Dampaknya, banyak KBRI yang tidak mendapatkan arahan dari pemerintah pusat. Rapat koordinasi dengan para kepala perwakilan sempat tertunda selama satu tahun.
"Ketika terjadi pun para kepala perwakilan tidak banyak mendapat strategic direction," katanya.
Lalu, apa saja yang disampaikan oleh Sugiono di forum pernyataan pers tahunan Menlu itu?


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2019%2F09%2F02%2F9e3d0832-ed40-4ed7-b543-6f7d3c090541.jpg)

