Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menyampaikan, dana riset bagi para peneliti hingga dosen peneliti melonjak signifikan di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dia mengatakan, kenaikan dana riset mencapai 218 persen dalam satu tahun.
Advertisement
"Di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto, dana riset Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi itu meningkat 218 persen. 218 persen, ini banyak sekali peningkatannya dalam satu tahun di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto," ujar Stella di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Menurut dia, Kemendiktisaintek juga memperjuangkan keras insentif finansial kepada peneliti yang memenangkan hibat riset. Stella menyebut, skema tersebut sudah tak diperbolehkan dalam beberapa tahun terakhir, namun Kemendiktisaintek berhasil memperjuangkannya.
"Kami sudah memperjuangkan keras dan akhirnya berhasil bahwa sejak tahun ini, bagi para peneliti, dosen peneliti yang memenangkan hibah riset, itu akan mendapatkan insentif finansial langsung kepada penelitinya," ucap dia.
"Ini sudah tidak diperbolehkan beberapa tahun, tetapi akhirnya di bawah kami, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini berhasil," sambung Stella.
Stella menuturkan dirinya memperjuangkan dana finansial sejak menyampaikan paparan di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2024 lalu. Dia pun bersyukur janji tersebut dapat terpenuhi sejak 2026.
"Jadi dua bulan setelah saya bekerja, saya berjanji saya akan memperjuangkan ini, dan janji ditepati. Desember 2025 janji ini ditepati, dan sejak 2026 akan mendapatkan insentif finansial langsung kepada dosen peneliti yang memenangkan dana hibah riset dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi," tutur Stella.




