Emiten Snack MAXI Belanjakan Dana IPO Rp41,71 Miliar untuk Modal Kerja

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI) membelanjakan dana IPO sebesar Rp41,71 miliar atau setara 98,71 persen dari total dana yang berhasil dihimpun Rp45 miliar.

Emiten Snack MAXI Belanjakan Dana IPO Rp41,71 Miliar untuk Modal Kerja. (Foto Istimewa)

IDXChannel - PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI) membelanjakan dana IPO sebesar Rp41,71 miliar atau setara 98,71 persen dari total dana yang berhasil dihimpun Rp45 miliar.

Dilansir dari keterbukaan informasi BEI, Kamis (15/1/2026), MAXI menyatakan, dana tersebut sepenuhnya digunakan untuk modal kerja perseroan.

Baca Juga:
Siapkan Capex Rp75 Miliar, Eksportir Keripik (MAXI) Bangun Pabrik Baru di Kendal 

Dengan demikian, sisa dana IPO hanya Rp541,89 juta ditempatkan di rekening operasional perseroan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Sebagai informasi, MAXI listing di BEI pada 12 Juni 2023 usai melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) dengan melepas sejumlah 1.000.000.000 saham di harga Rp100 per saham. Sehingga, perseroan berpotensi meraup dana Rp100 miliar.

Baca Juga:
Produsen Keripik Maxindo Karya (MAXI) Bidik Penjualan Rp120 Miliar hingga Akhir 2024

Rencana penggunaan dana IPO yang pernah disampaikan perseroan yakni seluruh penjualan 450 juta saham baru atau senilai Rp45 miliar untuk modal kerja seperti pembelian bahan baku, baik bahan baku langsung maupun bahan baku pembantu, upah tenaga kerja, biaya penjualan dan pemasaran, biaya perawatan dan utilitas serta biaya untuk keperluan kantor.

Baca Juga:
MAXI Bangun Pabrik dengan Kapasitas Produksi 470 Ton per Bulan

Sedangkan hasil penjualan 550 juta saham lainnya akan masuk ke kantong PT Karya Nusa Persada.

MAXI didirikan pada 1977 dan dimulai dari skala industri rumah tangga, berlokasi di Bogor, Jawa Barat. Perseroan memproduksi berbagai kerupuk dengan bahan dasar singkong.

Sehubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan bisnis, maka pada 2006 perseroan memproduksi keripik umbi-umbian.

Dalam memproduksi, perseroan menggunakan bahan dasar 100 persen umbi-umbian lokal dan hasil produksinya di ekspor 99 persen ke mancanegara seperti Amerika, Eropa, Australia, Jepang dan lainnya.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menlu Sugiono: Berani dan Hadir, Prinsip Indonesia Dukung Palestina
• 23 jam laluidntimes.com
thumb
Purbaya Siapkan Sanksi Berat, KPK Duga Aliran Suap ke Pejabat Pajak Pusat
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Usai Vakum Panjang, Britney Spears Ungkap Tak Mau Lagi Tampil di AS
• 3 jam lalueranasional.com
thumb
Ini 5 Tradisi Jelang Imlek 2026
• 3 jam laluinsertlive.com
thumb
Menlu Sebut QRIS Jadi Alat Baru Indonesia Tembus Sistem Keuangan Global
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.