Menteri Imipas Sebut Panen Raya Serentak Hasil Warga Binaan

eranasional.com
4 jam lalu
Cover Berita

Cirebon, ERANASIONAL.COM — Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, melaksanakan panen raya hasil pertanian dan perikanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cirebon, Kamis (15/1).

Panen raya tersebut diikuti secara serentak oleh jajaran Pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi wujud kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional melalui pembinaan Warga Binaan berbasis usaha produktif.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri Imipas melaksanakan panen terhadap sejumlah komoditas unggulan hasil pembinaan. Beberapa di antaranya mencakup padi varietas inpari, singkong, dan ikan nila. Hasil pertanian dan perikanan tersebut dikelola langsung oleh Warga Binaan melalui program pembinaan berkelanjutan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas I Cirebon.

Panen raya hasil usaha Warga Binaan merupakan bentuk dukungan Kemenimipas terhadap Asta Cita Presiden. Dok: Eranasional/HO Kemenimipas

Kegiatan ini selaras dengan program prioritas nasional terutama dalam upaya menyediakan pangan dalam memenuhi makan bergizi gratis bagi masyarakat.

Menurut Menteri Agus, ketahanan pangan hakikatnya bisa dimulai dari lingkungan keluarga. Saat ini banyak sekali program yang bisa dikembangkan dengan merujuk arah kebijakan Presiden, satu di antaranya makan bergisi gratis (MBG).

“Saat ini sudah hampir 60 juta orang penerima manfaat hampir seluruh Indonesia, ekosistem pemenuhan kebutuhan untuk memenuhi MBG tersebut bisa disuplai dari rekan-rekan yang memiliki minat untuk mengembangkan ketahanan pangan, dari lingkungan keluarga, dari lingkungan komunitas, sampai dengan lingkungan yang lebih besar,” ujar Menteri Imipas.

Selain panen raya, Menteri Imipas turut meninjau berbagai kegiatan produktif lainnya, seperti proses produksi tali dan jaring (coir net) serta olahan sabut kelapa (coco shade) untuk kebutuhan ekspor. Ia juga meninjau kegiatan konveksi yang mampu menghasilkan kaos hasil karya Warga Binaan.

Panen Nasional Capai 99,9 Ton

Dalam laporannya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi, menyatakan bahwa pada sektor pertanian dan perkebunan, hasil panen nasional mencapai hingga 99,9 ton. Pada sektor pertenakan, jajaran Pemasyatakan mampu menghasilkan hingga 4 ton. Adapun, pada sektor perikanan mampu menghasilkan hingga 19,6 ton.

“Jumlah keseluruhan panen serentak secara nasional mencapai sekitar 123,5 ton dari berbagai sektor. Seluruhnya capaian panen tersebut merupakan hasil pembinaan Kemandirian Warga Binaan pada seluruh unit pelaksana teknis pemasyarakatan,” ujar Dirjenpas Mashudi.

Pada kesempatan ini, Menteri Agus mendorong seluruh jajarannya untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional.

“Jangan cuma menjadi penonton. Jangan cuma menjadi saksi sejarah. Jadilah pelaku sejarah. Setiap dari kita sesungguhnya punya kewajiban untuk menjadi pelaku-pelaku sejarah dari kemajuan bangsa ini,” ungkapnya.

Melalui kegiatan panen raya serentak ini, Kemenimipas berupaya memperkuat kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa. Kemenimipas terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat tidak hanya bagi Warga Binaan, melainkan juga masyarakat luas.

Hal ini menjadi salah satu wujud implementasi 15 Program Aksi Kemenimipas terutama pada program kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Transformasi Pensiun ASN: Ujian Nyata Keberanian Seorang Pemimpin
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Kumpulkan 1.200 Rektor hingga Guru Besar Universitas, Prof Stella: Dana Riset Naik 218 Persen
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Bantah Lakukan Penggelapan Dana Investasi, Rully Suami Boiyen Singgung Soal Itikad
• 23 jam lalucumicumi.com
thumb
Anak Menkeu Purbaya Yudo Sadewa soal Yaqut Tersangka Korupsi Haji: Setan Saja Sujud Hormat…
• 23 jam lalufajar.co.id
thumb
Polisi Ungkap Mahasiswi Tewas di Teras Kos Depok Kuliah di Unas
• 17 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.