Harga Patokan Ekspor Konsentrat Tembaga dan Emas Naik pada Periode Kedua Januari 2026

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Selain faktor permintaan sektor riil, penguatan HPE juga dipengaruhi faktor dinamika keuangan global.

Harga Patokan Ekspor Konsentrat Tembaga dan Emas Naik pada Periode Kedua Januari 2026. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Harga Patokan Ekspor (HPE) komoditas konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) ditetapkan sebesar USD6.133,11 per Wet Metrik Ton (WMT) untuk periode kedua Januari 2026. 

HPE tersebut naik 4,51 persen dibandingkan periode pertama Januari 2026 yang sebesar USD5.868,51 per WMT. 

Baca Juga:
Pelni Logistics Targetkan Kinerja Bongkar Muat Peti Kemas 56.482 TEus di 2026

Sementara itu, HPE emas naik menjadi USD141.972,92 per kilogram dari USD138.324,41 per kilogram. Harga Referensi (HR) emas juga naik menjadi USD4.415,85 per troy ounce (t oz) dari USD4.302,37 per t oz.

Penetapan HPE dan HR ini dituangkan dalam Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 31 Tahun 2026 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar. Kepmendag tersebut berlaku untuk periode 15–31 Januari 2026.

Baca Juga:
Lagi-Lagi Cetak Rekor Tertinggi, Harga Emas Antam (ANTM) Tembus Rp2.675.000 per Gram

Penguatan HPE konsentrat tembaga dipengaruhi kenaikan harga seluruh mineral penyusunnya, yaitu tembaga, emas, dan perak. Hal ini mencerminkan permintaan global yang tetap kuat. 

"Permintaan tersebut terutama untuk memenuhi kebutuhan pada pengembangan industri energi listrik, kendaraan listrik, serta pembangunan infrastruktur strategis di berbagai negara," kata Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Tommy Andana dalam keterangan tertulis, Kamis (15/1/2026).

Baca Juga:
Harga Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian Naik Lagi, Ini Rinciannya

Selain faktor permintaan sektor riil, penguatan HPE juga dipengaruhi faktor dinamika keuangan global. Selama periode pengumpulan data, pelemahan dolar Amerika Serikat mendorong peningkatan alokasi investasi ke aset komoditas khususnya emas dan perak. 

Hal ini turut memperkuat harga mineral penyusun konsentrat tembaga.

"Selama periode pengumpulan data, tercatat harga tembaga naik 6,5 persen, emas naik 2,64 persen, dan perak naik 15,95 persen," kata Tommy.

Tommy menyampaikan, HPE dan HR ditetapkan berdasarkan masukan teknis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang mengacu pada data London Metal Exchange (LME) untuk tembaga serta London Bullion Market Association (LBMA) untuk emas dan perak. 

"Penetapan HPE dan HR dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian yang melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kemendag, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perindustrian. Tujuannya, untuk memastikan kebijakan HR dan HPE objektif dan sesuai dengan dinamika pasar," ujar Tommy.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Trump Kompor! Minta Warga Iran Lanjutkan Demo
• 12 jam laluidntimes.com
thumb
Kemlu Pulangkan 27.768 WNI dari Berbagai Situasi Krisis di Luar Negeri Sepanjang 2025
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Raperda P4GN Jakarta: Integrasi Pencegahan dan Rehabilitasi Narkotika di Ibu Kota
• 22 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Ramalan Kondisi Finansial Zodiak 16 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Kapolres Gresik Pertahankan Jargon Spartan Demi Pelayanan Masyarakat
• 22 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.