Maulina Novryliani, asisten pelatih Timnas Wanita Indonesia, menyebut turnamen usia dini seperti MilkLife Soccer Challenge (MLSC) punya peran penting dalam regenerasi pesepak bola wanita. Menurutnya, kompetisi U-10 dan U-12 gagasan MilkLife dan Djarum Foundation itu memudahkan proses pencarian bibit pemain Garuda Pertiwi ke depannya.
Wanita yang akrab disapa Cici itu mengaku sudah melihat kualitas para peserta MLSC di lapangan. Januari 2025 lalu, ia hadir langsung dalam gelaran MilkLife Soccer Challenge All-Stars yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah.
“Di Kudus. Ya, terakhir itu melihat yang usia dininya itu di Kudus. Mereka teknik dasarnya dilihat sudah bagus, ya,” ujar Maulina kepada kumparanBOLANITA di Community Center Pamulang, Tangerang, Rabu (3/1).
Menurut Cici, kualitas teknik dasar menjadi fondasi utama dalam pembinaan jangka panjang.
“Jadi kalau menurut saya, dengan banyaknya nanti ada pertandingan usia dini untuk regenerasi selanjutnya, itu nggak akan susah untuk cari bibit-bibitnya,” kata Maulina.
Eks penggawa Garuda Pertiwi era 2004 itu juga menambahkan, para pemain MLSC tak hanya menunjukkan penguasaan teknik dasar, tetapi juga mulai memahami cara bermain secara kolektif ketika di lapangan.
“(Turnamen MLSC) sangat membantu banget. Apalagi pas dilihat, mereka sudah bisa. Kayak teknik dasarnya itu sudah bagus, dari mulai kontrol, passing, semuanya, ya. Mereka harus lari ke mana juga sudah ngerti,” jelas Maulina.
Dengan ekosistem kompetisi sepak bola wanita yang terus bertambah, Maulina optimistis pembinaan di level kelompok umur berikutnya akan semakin mudah dilakukan.
“Jadi kalau menurut saya, semakin banyak pertandingan ya pokoknya semakin gampang kita untuk mencari nanti di jenjang-jenjang kelompok umur berikutnya,” ungkap Maulina.
MilkLife Soccer Challenge merupakan turnamen besutan MilkLife dan Djarum Foundation yang sudah berlangsung sejak pertengahan 2023. Hingga kini, MLSC sudah digelar di 10 kota, yakni Kudus, Jakarta, Bekasi, Tangerang, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang.
Selain MLSC, pembinaan usia muda juga diperkuat lewat HYDROPLUS Soccer League (HPSL) U-15 & U-18 yang baru dihelat sejak awal Oktober 2025. Turnamen hasil kerja sama HYDROPLUS dan Djarum Foundation itu khusus diikuti oleh peserta Sekolah Sepak Bola (SSB) wanita di empat kota: Jakarta, Bandung, Kudus, dan Surabaya.





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5386099/original/078137900_1760954214-4.jpg)