BPOM Perintahkan Ribuan Susu Formula Nestle Dimusnahkan, Sisanya Ditarik dari Tangan Konsumen

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar dengan tegas memerintahkan untuk memusnahkan ribuan produk susu formula bayi usia 0-6 bulan keluaran Nestle.

Hal ini dilakukan oleh Taruna Ikrar lantaran temuan kontaminasi toksin Cereulide yang masuk pada pasar Indonesia.

BACA JUGA:Jadwal Bioskop Trans TV Hari Ini 15 Januari 2026 Lengkap Sinopsis, Nonton Film Horor Jelang Libur Isra Miraj

BACA JUGA:Link Streaming dan Live Score Proliga 2026 Putaran ke 2 di Medan Hari ini 15 Januari, Tayang di Mana?

Taruna Ikrar menyebut sudah memerintahkan Nestle agar sebagian produk yang sudah beredar pada masyarakat ditarik kembali, sementara yang masih berada di gudang untuk dimusnahkan.

"Tapi yang jelas dari pihak Nestle, yang masih ada di gudang kita minta untuk dimusnahkan. Kemudian yang sudah terkirim ke masyarakat, untuk ditarik," ujar Taruna saat ditemui di kantor BPOM, Kamis 15 Januari 2026.

Hasil Uji Laboratorium Ditemukan 0,02 Toksin Cereulide

Lebih lanjut, Taruna Ikrar menjelaskan pihak BPOM sudah menguji laboratorium susu formula Nestle. Hasilnya, ditemukan sebanyak 0,02 kadar toksin, yang artinya masih diambang batas aman.

Kendati demikian, Taruna Ikrar tetap menginginkan agar produk susu formula itu tetap ditarik demi mencegah terjadinya keracunan pada bayi di Indonesia.

BACA JUGA:Polri Peduli, Beri Pendampingan Psikologis saat 40 Hari Kepergian Alvaro Kiano

BACA JUGA:Buruh Turun ke Jalan, Polisi Kerahkan 685 Personel Amankan Gedung DPR dan Kemnaker

"Kami melakukan uji sampel (surveillance). Ternyata memang walaupun batch itu setelah dikirim ke Indonesia bahkan ada yang sudah didistribusikan, setelah kita cek hasilnya memang masih di bawah ambang batas yang bisa menyebabkan masalah. (Kadar toksinnya) 0,02," ucap Taruna.

"Namun, dengan rendahnya angka itu, maka untuk kehati-hatian, Badan POM sudah meminta supaya produk tersebut spesifik yang untuk 0 sampai 6 bulan ditarik. Itu sementara. Karena kan kita lebih bagus mencegah sebelum terjadi keracunan, karena bisa fatal," pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
ANTAM Luncurkan Emas Batangan Tematik Imlek “Year of the Horse”
• 12 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Mentan Amran Pastikan Pemulihan Sawah di Aceh Gunakan Skema Padat Karya
• 11 jam lalumatamata.com
thumb
JF-17, Pesawat Tempur Rancangan Pakistan-China yang Konon Diincar Indonesia
• 4 jam lalukompas.id
thumb
Ada Badai di Gunung Slamet, Evakuasi Jasad Syafiq Ali Dilanjutkan Hari Ini
• 11 jam laludetik.com
thumb
Pastikan Bisnis Masih Jalan, Kuasa Hukum Suami Boiyen: Untung Rugi Sama-sama
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.