Viral Seorang Guru Dikeroyok Sejumlah Siswa, Begini Kronologi dan Pengakuan Korban

fajar.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, JAMBI — Sejumlah siswa di SMK 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, mengeroyok gurunya. Peristiwa miris itu terekam dalam video yang kini menyebar luas alias viral di media sosial.

Video itu berdurasi 3 menit 28 detik yang memperlihatkan seorang guru terlibat adu argumen dengan muridnya.

Pengeroyokan diduga bermula karena perkataan bernada hinaan yang menyulut amarah hingga adu jotos terjadi.

Situasi yang awalnya berupa cekcok mulut kemudian berubah menjadi ricuh dan diduga berujung pada aksi pengeroyokan terhadap guru bersangkutan oleh beberapa siswa.

Dalam video itu terlihat sejumlah siswa berada di sekitar lokasi kejadian. Beberapa di antaranya diduga ikut terlibat langsung, sementara siswa lain tampak menyaksikan situasi yang semakin tidak terkendali.
Suasana di lingkungan sekolah terlihat gaduh dan memancing perhatian banyak pihak.

Agus Saputra, guru yang jadi korban pengeroyokan siswa menyampaikan bahwa peristiwa terjadi pada Selasa (13/1) lalu. Saat itu, dirinya sedang berjalan di depan kelas dan mendengar salah satu siswanya menegurnya dengan kata-kata tidak pantas.

“Kejadiannya berawal peneguran siswa di kelas di saat belajar ada guru, dia (siswa) menegur dengan tidak hormat dan tidak sopan kepada saya, dengan meneriakkan kata yang tidak pantas kepada saya saat belajar,” kata Agus, seperti dikutip dari CNN.

Mendengar ucapan itu, Agus masuk ke dalam kelas. Dia meminta siswa di kelas tersebut untuk mengaku siapa yang mengucapkan kalimat tersebut.

Salah satu siswanya pun mengaku. Menurut Agus, saat itu siswanya malah menantang dirinya. Sehingga, Agus mengakui melakukan tindakan menampar siswanya itu.

Menurut Agus, tindakan itu sebagai bentuk pendidikan moral. Namun, sang siswa bereaksi marah. Kejadian bergulir sampai dimediasi oleh guru-guru lainnya.

Sementara itu, di sisi lain sejumlah siswa mengaku Agus telah menghina salah satu murid dengan perkataan ‘miskin’ yang memicu keributan tersebut. Namun, menurut Agus, perkataan itu konteks motivasi dan tidak bermaksud menghina.

“Iya saya melontarkan sebagai motivasi, saya tidak bermaksud mengejek. Saya menceritakan secara umum. Saya mengatakan, ‘kalau kita kurang mampu, kalau bisa jangan bertingkah macam-macam’. Itu secara motivasi pembicaraan,” ungkapnya.

Saat mediasi bersama guru-guru lain itu, Agus memberi pilihan kepada siswanya untuk membuat petisi jika tidak menginginkan dirinya mengajar lagi sana. Atau, kata dia, dia meminta siswanya berubah.

Di sisi lain, siswa meminta Agus meminta maaf.

Mediasi itu pun menemui jalan buntu hingga berujung peristiwa adu jotos antara Agus dan sejumlah siswa.

“Setelah mediasi itu, saya diajak komite ke kantor. Di saat itulah terjadi pengeroyokan oleh saya,” ujarnya.

Keributan itu pun berlanjut hingga jam belajar selesai di sore hari. Para siswa yang tidak terima mengancam Agus hingga melemparinya dengan batu.

Agus mengaku memang sempat bereaksi mengacungkan celurit sebagaimana videonya yang beredar. Namun, kata dia, hal itu sebagai gertakan agar para peserta didiknya itu membubarkan diri.

“Kebetulan kami itu SMK pertanian, memang kayak cangkul dan celurit lainnya memang tersedia di kantor. Kenapa saya memakai itu? Agar mereka bubar, tidak ada niat lain saya untuk itu. Pada kenyataannya mereka juga tidak bubar, malah melempari saya dengan batu,” jelas Agus.

Usai kejadian itu, Agus sendiri mengadukan persoalan itu ke Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. Dia berharap pihak dinas bisa menengahi. (bs-sam/fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harapan Baru Adriyan Lewat Rumah Terapi Kemensos
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
4 Alasan Hakim Vonis Laras Faizati 6 Bulan Tapi Langsung Bebas
• 8 jam lalusuara.com
thumb
Bukan Cuma di Rasuna Said, Tiang Monorel yang Mangkrak di Senayan Juga Segera Dibongkar!
• 4 jam laludisway.id
thumb
Tips Mengajarkan Anak Nabung Sejak Dini ala teman kumparanMOM
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Wamen ESDM Ungkap KPK Minta Penetapan Standar Produk Impor Terkait Rencana Pembelian Energi dan Pesawat
• 23 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.