Kudus: Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Loekmono Hadi Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, membebaskan biaya perawatan bagi warga setempat yang menderita berbagai jenis penyakit akibat banjir. Kebijakan ini berlaku selama masa status tanggap darurat.
"Selama masa status tanggap darurat ini, semua pasien yang menjalani perawatan di RSUD dr Loekmono Hadi tidak dikenakan biaya, alias gratis," ujar Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kabupaten Kudus, Abdul Hakam di Kudus seperti dilansir Antara, Kamis, 15 Januari 2026.
Hingga saat ini, tercatat dua warga terdampak banjir yang menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. Satu warga menjalani pengobatan rawat jalan dan satu lainnya rawat inap.
Baca Juga :
Banjir di Kudus Meluas, 48 Ribu Warga Terdampak Pantura Tersendat
"Keduanya warga Jetis Kapuan, Kecamatan Jati. Untuk yang rawat jalan keluhannya demam, sementara yang opname ada keluhan nyeri perut dan memiliki riwayat DM," ujarnya.
Abdul Hakam mengimbau masyarakat terdampak banjir agar tidak menunda memeriksakan kondisi kesehatan ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gangguan kesehatan.
"Jangan menunggu sampai kondisi memburuk karena penanganan sejak dini akan sangat membantu proses penyembuhan, terutama keluhan seperti demam, diare, penyakit kulit, atau gangguan kesehatan lainnya," ujarnya.
Ia berharap, masyarakat menjaga kebersihan lingkungan pascabanjir serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat guna mencegah serangan berbagai penyakit.
Banjir merendam di Kabupaten Kudus. (MI)


