tvOnenews.com - Kasus hilangnya pendaki muda Syafiq Ridhan Ali Razan di Gunung Slamet akhirnya berakhir pilu.
Setelah dinyatakan hilang selama 17 hari, remaja asal Desa Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah, itu ditemukan meninggal dunia pada Rabu (14/1/2025).
Namun, di balik penemuan jasadnya, muncul berbagai kisah dan kejanggalan yang membuat publik heran, termasuk pengakuan seorang anak indigo yang menyebut pencarian Syafiq sempat “tertutup oleh alam gaib.”
Syafiq sebelumnya mendaki Gunung Slamet bersama rekannya Himawan melalui jalur Basecamp Dipajaya, Desa Clekatakan, Kabupaten Pemalang, pada Sabtu (30/12/2025).
Keduanya mendaki dengan kondisi cuaca ekstrem, di mana kabut tebal dan suhu dingin melanda kawasan puncak.
Saat tiba di Pos 5, Himawan mengalami kram kaki dan memutuskan berhenti untuk beristirahat, sementara Syafiq turun sendirian untuk mencari bantuan.
Sejak saat itu, Syafiq tak pernah kembali. Kontak antara keduanya terputus, dan Syafiq dinyatakan hilang.
- Basarnas Semarang
Himawan sempat bertahan hingga ke Pos 9, sebelum akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat oleh tim SAR pada 30 Desember.
Pencarian besar-besaran dilakukan oleh tim gabungan dari SAR, Wanadri, BPBD Pemalang, relawan gunung, serta warga sekitar.
Jalur pendakian disisir hingga radius beberapa kilometer dari Pos 5 hingga ke puncak. Namun, hasilnya nihil selama dua minggu lebih.
Hingga akhirnya, jasad Syafiq ditemukan di lereng berbatu tak jauh dari jalur utama pendakian, wilayah yang sebenarnya sudah berkali-kali dilalui oleh para relawan.
Salah satu relawan, Amrul, mengaku heran dengan hasil pencarian. Menurutnya, lokasi ditemukannya jasad Syafiq sebenarnya sudah berulang kali dilewati tim penyelamat, namun korban sama sekali tidak terlihat sebelumnya.
“Dari hari kedua sampai hari ke-17 itu tidak ditemukan, padahal area sudah pernah dilalui tim pencarian,” ujar Amrul kepada media.
Kondisi ini membuat banyak pihak mempertanyakan bagaimana jasad Syafiq bisa “muncul” di area yang sebelumnya dilewati.
Menurut keterangan tim di lapangan, Syafiq ditemukan dalam posisi terlentang di antara bebatuan, dengan jaket dan celana pendek yang masih melekat di tubuhnya.



