Puji Kompaknya Kepala Daerah di Sumbar, Mendagri: Jangan-jangan Sudah Tahu Mau Bencana

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memuji kekompakan jajaran pemerintah daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dalam menangani dampak bencana banjir dan longsor.

Menurut Tito, Sumbar adalah salah satu contoh kabar baik dalam penanganan pascabencana.

“Saya terus terang saya hormat betul kepada Pak Gubernur, dan segenap Forkopimda-nya. Karena kekompakan sangat luar biasa sekali," kata Tito dalam rapat penanganan pascabencana Sumatera, Kamis (15/1/2026), dikutip dari YouTube Kompas TV.

Ia menilai koordinasi yang solid menjadi kunci percepatan pemulihan di daerah terdampak bencana.

Baca juga: Cerita Mendagri Dihubungi Tokoh yang Bilang Penanganan Bencana Aceh Mudah

Tito mengungkapkan, saat berkunjung ke Sumbar, Gubernur bersama Forkopimda menggelar rapat koordinasi secara rutin dua kali sehari, pagi dan sore.

Rapat tersebut melibatkan Pangdam, Kapolda, Danrem, unsur TNI Angkatan Udara dan Laut, hingga Kepala Kejaksaan Tinggi.

Tito juga menyoroti kesiapan sistem pemantauan atau dashboard yang dimiliki Pemerintah Provinsi Sumbar.

Dashboard tersebut terkoneksi langsung dengan para bupati dan wali kota, sehingga setiap persoalan di lapangan bisa segera teridentifikasi dan ditangani bersama.

Baca juga: Mendagri Soroti Panic Buying Saat Bencana Sumatera, Petik Pelajaran untuk Pemerintah

“Beliau punya dashboard yang sudah disiapkan sebelumnya. Padahal dashboard-nya bukan untuk bencana," ujar Tito.

"Sampai saya ledekin beliau, 'Jangan-jangan Bapak sudah tahu mau bencana sehingga buat dashboard itu'. Begitu. Yang terkonek dengan sesama Bupati," kata Tito bercanda.

Berkat koordinasi tersebut, dari total 16 daerah yang sempat terdampak, kini hanya tersisa empat daerah yang masih memerlukan perhatian serius, yakni Kabupaten Agam, Padang Pariaman, Tanah Datar, dan Pesisir Selatan.

Namun demikian, Tito memastikan seluruh pemerintahan kabupaten di Sumatera Barat tetap berjalan normal.

Baca juga: Mentan Diminta Pasok Beras Bulog Cadangan ke Lokasi Bencana Sumatera Selama Tiga Bulan

“Nah good news-nya adalah semua pemerintahannya normal. Kabupaten. Nanti kita lihat, kita bandingkan dengan Aceh nanti. Ini semuanya pemerintahan Kabupaten enggak masalah. Sehingga ada gerakan dari Kabupaten," tutur eks Kapolri ini.

Di sektor kesehatan, Tito mengeklaim seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Sumatera Barat telah kembali beroperasi normal.

Namun, ia mencatat masih ada sejumlah Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang terdampak, terutama di Kota Padang, Padang Pariaman, dan Agam.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: BNPB: Total 1.189 Korban Tewas Banjir di Aceh, Sumut dan Sumbar


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Media Argentina Tegaskan Prioritas Karier Gaston Avila, Isyarat ke Persib Bandung Akhirnya Terjawab
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Italia: Napoli Mulai Ditinggalkan Inter Milan
• 12 jam laluharianfajar
thumb
Baleg: RUU PPRT Sudah Belasan Tahun Ada dalam Prolegnas
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Sidang Putusan Laras Faizati Digelar Hari Ini, Kuasa Hukum Yakin Terdakwa Bebas
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Ryan Garcia Akui Tolak Duel Tinju Dunia Lawan Jake Paul Meski Ditawari Hadiah Rp400 Miliar
• 11 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.