Dia memastikan, perekrutan tiga pemain asing baru merupakan hasil evaluasi yang disesuaikan dengan kebutuhan tim dan kondisi finansial klub.
“Ya, ada tiga pemain yang saya lihat. Saya pikir dengan anggaran yang diberikan klub, kami bisa mendapatkan tiga pemain ini. Kami berharap ketiga pemain ini dapat membantu kami,” kata mantan pelatih PSM Makassar itu.
Salah satu pertimbangan utamanya adalah keseimbangan komposisi pemain, terutama untuk mengantisipasi situasi bola mati yang kerap menjadi tantangan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini.
“Salah satu hal yang saya lihat di tim ini adalah kami tidak memiliki terlalu banyak pemain jangkung. Inilah sebabnya kami kebobolan banyak gol dari bola mati. Dan saya pikir penting untuk memiliki keseimbangan,” imbuhnya.
Selain itu dia menilai Persebaya membutuhkan kombinasi ideal antara pemain cepat dan pemain dengan postur tinggi.
“Penting untuk memiliki pemain yang tidak terlalu tinggi karena mereka memiliki kecepatan, tetapi juga penting untuk memiliki pemain yang tinggi untuk mereka. Salah satu momen pertandingan di Indonesia, banyak gol berasal dari bola mati. Jadi, penting bagi kami untuk memiliki keseimbangan dalam skuat kami.
Baca Juga :
Catatkan Clean Sheet 9 Kali, Kiper Persib Tetap MembumiApalagi kondisi ekonomi global juga mempengaruhi arah transfer klub, dia menyebut pasar Brasil menjadi pilihan paling realistis.
“Selain itu, apa yang kami lihat saat ini dengan nilai tukar dolar yang tinggi, kesempatan terbaik di pasar transfer adalah pemain Brasil karena jika anda pergi ke Eropa, dolar tidak seperti euro. Jadi, itulah sebabnya kami mendatangkan tiga pemain Brasil,” tutur Bernardo Tavares.
Dengan total 13 pemain asing di dalam skuat, Persebaya masih harus melakukan evaluasi lanjutan sesuai regulasi BRI Super League 2025/26. Dia juga membuka kemungkinan fleksibilitas posisi pemain, termasuk dampak kedatangan Jefferson Silva terhadap peran pemain lain.
“Ya, kita perlu melihat solusi terbaik. Apa yang telah diberikan para pemain kepada tim sampai sekarang. Dan dengan dewan direksi, kita akan membahasnya,” kata pelatih asal Portugal itu.
“Mungkinkah? Mungkinkah? Jefferson adalah pemain yang bisa bermain sebagai bek kiri, bek tengah kiri, pemain sayap, dan bek sayap. Jadi, mungkin saja. Mari kita lihat. Dan Dejan bisa bermain di mana saja, termasuk sebagai penjaga gawang. Jadi, mari kita lihat apa yang akan terjadi,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5362088/original/008963900_1758817355-Pemain_Malut_United__Yakob_Sayuri.jpg)

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F15%2F7713c33bd6b0c6feba8af82b3162e3de-cropped_image.jpg)