Bobby Sebut Kerugian Sumut Imbas Bencana Rp 17,4 T, Dana Perbaikan Rp 69 T

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengatakan kerugian imbas bencana banjir dan tanah longsor di wilayahnya mencapai Rp 17,4 triliun. Dia menyebut pihaknya membutuhkan uang Rp 69,47 triliun untuk biaya perbaikan dan pemulihan.

"Estimasi dari seluruh sektor yang ada di wilayah Sumatera Utara, dari sektor perumahan, infrastruktur, ekonomi, sektor, dan juga lintas sektor, ini total kerugian adalah Rp 17,4 triliun," kata Bobby dalam rapat koordinasi satgas di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Kamis (15/1/2026).

"Namun di sini kenapa ada total kebutuhan ada Rp 69,47 triliun," sambungnya.

Baca juga: 24 Desa di Aceh Tengah Masih Terisolasi Usai Bencana

Dia menjelaskan, perbedaan ini karena perbaikan dampak dari bencana tidak cukup hanya mengembalikan kondisi semula. Bobby menjelaskan perbaikan ini harus membangun ulang agar bisa dipakai lebih aman.

"Contoh di infrastruktur Bapak, di infrastruktur yang ada, mungkin secara nilai kerugian di sini ada tertulis Rp 10,90 triliun. Namun mohon izin ada beberapa ruas yang secara nilai mungkin nilainya Rp 10,90 triliun, namun kalau diperbaiki Bapak, ini mungkin dengan angka segitu tidak bisa lagi," jelasnya.

Bobby mengatakan infrastruktur jalan nasional dan jalan provinsi di Sumatera Utara sudah tidak dapat lagi menggunakan jalur yang ada. Selain itu, jalan yang masih bisa dilalui saat ini memerlukan perbaikan agar lebih aman dan tahan lama.

"Ini perlu dilakukan. Oleh karena itu mungkin dari total kerugian ini kami lakukan sesuai dengan apa gambaran data yang akan kami ajukan sebagai R3P (rencana rehabilitasi dan rekonstruksi), yang insyaallah akan kami selesaikan sebelum akhir bulan Januari 2026 ini," jelasnya.

Baca juga: Emirsyah Satar Ajukan PK Kasus Korupsi Pesawat Garuda, Bawa 2 Novum Ini

Selain itu, Bobby juga menyebut kebutuhan rehabilitasi di Sumut membutuhkan biaya untuk kesehatan dan lainnya. Dia meminta dana transfer ke daerah (TKD) dikembalikan.

"Kami dari provinsi sudah mengalokasikan anggaran yang kami miliki di 2026 dari anggaran yang sudah ada, kami putar-putar lagi Pak, dapatlah Rp 430 miliar lagi Pak untuk kami anggarkan untuk dampak bencana ini Pak. Dan anggaran ini akan kita berikan juga kepada daerah-daerah," ucapnya.

"Mohon izin Pak, mungkin angka 430 miliar ini bisa lebih kami besarkan lagi kalau mungkin mohon izin TKD kami juga bisa dikembalikan Pak. Kami enggak minta banyak-banyak, cukup daerah yang terdampak bencana saja dulu Pak," katanya.




(tsy/ygs)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
AS Tarik Sebagian Pasukan dari Pangkalan Militer, Invasi ke Iran Tunggu Waktu
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Spanyol Tegaskan Masa Depan Venezuela Harus Ditentukan oleh Warganya Sendiri, Tolak Intervensi Asing
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Denmark Kirim Pasukan Pendahulu ke Greenland di Tengah Ketegangan Strategis dengan AS
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Puluhan Sapi di Kulon Progo Diduga Terjangkit PMK
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kemendag: Permintaan global kuat, HPE konsentrat tembaga dan emas naik
• 7 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.