Pelajar SMA Gresik Usia 17 Tahun Wajib KTP, Disdukcapil Jemput Bola ke Sekolah

beritajatim.com
4 jam lalu
Cover Berita

Gresik (beritajatim.com) – Pelajar SMA di Kabupaten Gresik yang berusia 17 tahun wajib memiliki identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP). Guna menggencarkan tertib administrasi kependudukan, Disdukcapil setempat melakukan jemput bola dengan perekaman identitas di sekolah-sekolah.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gresik, Hari Syawaluddin, mengatakan pihaknya saat ini terus melakukan pelayanan jemput bola, khususnya bagi pelajar pemula yang baru memenuhi syarat pembuatan KTP.

“Kami terus melakukan pelayanan tertib administrasi kependudukan, khususnya pada usia 17 tahun di beberapa sekolah untuk perekaman KTP bagi para pelajar,” katanya, Kamis (15/1/2026).

Menurutnya, perekaman KTP sejak dini sangat penting agar para pelajar memiliki kelengkapan administrasi kependudukan. Selain itu, dokumen tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, baik pendidikan maupun layanan publik lainnya.

Selain itu, lanjut Hari Syawaluddin, program ini bertujuan untuk meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan, mendukung akses layanan publik, dan mempercepat proses validasi data penduduk di Kabupaten Gresik.

“Dengan adanya perekaman KTP, pelajar memiliki fasilitas tertib administrasi kependudukan. Dokumen ini juga bisa langsung digunakan untuk berbagai keperluan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Gresik, Apri Widyastik, menuturkan bahwa selama Desember 2025 hingga awal Januari 2026, jumlah pelajar yang telah melakukan perekaman KTP mencapai 2.231 orang.

“Disdukcapil terus melakukan percepatan layanan perekaman KTP, pendaftaran Identitas Kependudukan Digital (IKD), dan pencetakan KTP. Ini untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya pemula usia 17 tahun,” tuturnya.

Apri juga mengimbau para pelajar untuk segera mengurus KTP apabila sudah memenuhi persyaratan. Seluruh layanan tersebut diberikan dengan proses yang cepat, mudah, dan gratis. “Silakan untuk mengurus KTP. Pelayanan kami cepat, mudah, dan tidak dipungut biaya,” pungkasnya. (dny/kun)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Legislator PKB Sebut Logika Wakapolda Sulteng Keliru Soal Status Kontrak Karya CPM
• 18 jam lalutribuntimur.com
thumb
Sinopsis Drama China Love Lurking: Kisah Cinta Berbahaya di Balik Identitas Ganda dan Dunia Kriminal
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Trump Klaim Eksekusi Terhadap Pedemo di Iran Sudah Dihentikan
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Cek Rekening! BRI (BBRI) Bagi-Bagi Rp 20,6 Triliun Hari Ini
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ammar Zoni Disebut Jadi Gudang Sabu di Rutan, Terima Imbalan Rp100 Ribu per Gram
• 9 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.