Penulis: suharli
TVRINews, Kelapa Kampit
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung Timur melaksanakan upaya mitigasi bencana di Desa Senyubuk, Kecamatan Kelapa Kampit. Langkah ini diambil guna meminimalisir risiko jebolnya tanggul akibat tingginya curah hujan yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Kepala Pelaksana BPBD Belitung Timur, Robby Yanuar, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang merasa khawatir terhadap kondisi tanggul kolong di wilayah mereka. Warga merasa terancam akan potensi luapan air dalam skala besar ke kawasan permukiman setiap kali hujan dengan intensitas tinggi turun dalam durasi lama.
"Setelah dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti, kami melihat nilai barang tersebut berdasarkan pengakuan tersangka berkisar antara Rp7 juta hingga Rp8 juta. Hal ini kemudian kami kaitkan dengan kepemilikan kendaraan mobil yang dibeli setelah yang bersangkutan keluar dari lapas. Dari situ, kami menyimpulkan adanya kemungkinan barang tersebut telah beredar di Kota Pangkalpinang atau bahkan dijual ke kota lain,” jelas Robby Yanuar, Kepala Pelaksana BPBD Belitung Timur pada Kamis 15 Januari 2026.
Menurut Robby, aliran air dari kawasan perbukitan tertampung di kolong-kolong area bekas IUP timah. Jika kapasitas kolong tersebut penuh, air akan meluap melalui jalur drainase pembuangan yang mengarah langsung ke permukiman warga di bawahnya.
Hasil pengamatan tim BPBD di lapangan menunjukkan adanya satu kolong yang dinilai berisiko tinggi untuk jebol. Kondisi ini diperparah dengan drainase pembuangan yang tersumbat oleh semak belukar, akar pohon besar, serta endapan tanah gunung. Kondisi serupa juga ditemukan pada saluran air di kawasan permukiman warga.
Sebagai langkah antisipasi, Robby mengimbau kepada Kepala Desa Senyubuk dan Kepala Desa Pembaharuan untuk menggerakkan masyarakat melakukan kerja bakti membersihkan drainase dan selokan. Hal ini dinilai penting agar aliran air dapat berjalan lancar terutama saat cuaca ekstrem.
BPBD Belitung Timur menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan langkah mitigasi secara berkelanjutan guna menjaga keselamatan masyarakat di wilayah rawan terdampak.
Editor: Redaktur TVRINews




