Daya Tarik Mens Rea Panji Pragiwaksono

okezone.com
14 jam lalu
Cover Berita

Penulis: M. Sholeh Basyari - Dosen Pascasarjana INSURI Ponorogo dan Direktur Eksekutif Center for Strategic Islamic and International Studies (CSIIS) Jakarta

GELOMBANG protes menerpa Panji Pragiwaksono. Mulai dari pelaporan yang dilakukan Angkatan Muda NU dan Muhammadiyah, hingga reaksi keras dari Front Persaudaraan Islam (FPI).

Meski dengan nuansa berbeda, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, juga memberi tanggapan khusus atas penampilan Panji dalam pertunjukan stand up tersebut. Orasi Panji menyengat dan menyulut publik yang terbelah. Ia menghentak, menggertak tanpa tedeng aling-aling kaum elite. Narasi monolognya yang dibingkai dalam tajuk Mens Rea bukanlah stand up comedy biasa.

Baca Juga :
Usut Kasus Pandji, Polisi Minta Pendapat Ahli soal Batasan Kebebasan Berekspresi

Dalam pertunjukan itu, Panji berlari dari satu tema ke tema lain. Secara jujur, roasting Panji tergolong standar dan “kering” jika diukur sebagai komedi murni. Setidaknya bagi mereka yang familier dengan gaya dan genre Kiky Saputri, atau trio Lapor Pak: Andre Taulany, Andhika Pratama, dan Denny Cagur.

Secara umum, Mens Rea Panji dapat disimpulkan sebagai kritik sosial dan politik yang dibungkus dalam lelucon. Tokoh dunia dengan tipologi serupa adalah Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. Sebelum menjadi pemimpin negara bekas Federasi Soviet itu—dan kini musuh utama Vladimir Putin—Zelensky dikenal luas sebagai seorang komedian.

Baca Juga :
Anaknya Dihina Fisik, Istri Pandji Pragiwaksono Pasang Badan

Kepercayaan diri Panji saat me-roast Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, hingga menyasar NU dan Muhammadiyah, tampak dipersiapkan secara matang. Materinya disusun runtut, menggambarkan adanya riset dan analisis media yang memadai—sejenis kerja ilmiah yang lazim dilakukan pengamat politik dan akademisi.

Aktivitas riset dan penulisan naratif tersebut, menurut Panji, dilakukan kurang lebih selama setahun. Maka tidak mengherankan jika bobot politik dan kritik dalam Mens Rea sepadan dengan analisis tokoh-tokoh seperti Refly Harun, Rocky Gerung, atau bahkan Roy Suryo (khusus terkait Gibran dan Jokowi).

Dengan konstruksi komedi seperti ini, muncul pertanyaan: mungkinkah Panji tengah mendesain dirinya sebagai “Zelensky Indonesia”, yang memasuki gelanggang politik melalui panggung komedi?

Baca Juga :
Polda Metro Akan Transparan Usut Laporan Materi Mens Rea Pandji Pragiwaksono

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polisi OTT Oknum LSM di Subang terkait Kasus Pemerasan Kades, Sita Uang Rp2,5 Juta
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Konsumsi Listrik Per Kapita RI Tertinggal di ASEAN, DPR Soroti Dampaknya
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kasus Gagal Bayar Dana Syariah Rp1,4 Triliun Sudah Dilaporkan OJK ke Istana
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Komisaris Lanjut Borong Saham Summarecon (SMRA)
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
IHSG Sepekan ATH ke 9.075 Didorong Aksi Beli Asing hingga Nilai Transaksi
• 2 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.