Bencana Sumatera Rusak Rumah dan Infrastruktur, Perbaikan Butuh Anggaran Rp60 Triliun 

idxchannel.com
14 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah telah menyelesaikan pendataan infrastruktur dan rumah rusak akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera.

Pemerintah telah menyelesaikan pendataan infrastruktur dan rumah rusak akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera. (Foto: Ist)

IDXChannel - Pemerintah telah menyelesaikan pendataan infrastruktur dan rumah rusak akibat bencana banjir dan tanah longsor di tiga provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Adapun total kebutuhan anggaran untuk perbaikan mencapai Rp60 triliun.

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku telah menerima data rumah rusak akibat bencana Sumatera. Dia mengungkapkan, sebanyak 238.783 rusak imbas diterjang bencana yang terbagi dalam tiga kategori, yakni rusak ringan, rusak sedang, rusak berat maupun yang hilang atau hanyut. 

Baca Juga:
Bencana Sumatera Berpotensi Naikkan Angka Kemiskinan Nasional

"Total rumah terdampak sampai dengan 14 Januari 2026 adalah 238.783 unit," ujar AHY dalam Rapat Koordinasi Satgas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Wilayah terdampak rumah rusak paling banyak berada di Provinsi Aceh dengan jumlah 208.693 unit rumah. Selanjutnya Sumatera Utara sebanyak 24.294 unit rumah terdampak, sementara Sumatera Barat sebanyak 5.796 unit.

Baca Juga:
238.783 Rumah Rusak akibat Bencana Sumatera, Kebutuhan Anggaran Capai Rp60 Triliun 

Berdasarkan estimasi sementara, biaya pembangunan rumah tersebut ditaksir sekira Rp8,2 triliun. Sedangkan anggaran yang dibutuhkan untuk pemulihan infrastruktur dasar ditaksir mencapai Rp51,8. Dengan demikian, totalnya Rp60 triliun.

"Tentunya kita bisa mengkalkulasi paling tidak ini estimasi biaya pembangunan atau perbaikan rumah-rumah warga tersebut kurang lebih sekitar tercatat di sini Rp8,2 triliun. Sedangkan untuk alokasi atau estimasi dari anggaran yang dibutuhkan untuk infrastruktur dasar berdasarkan laporan Menteri PU sekitar Rp51,8 triliun," kata AHY.

Dalam proses perbaikan tersebut, AHY mengaku membutuhkan pengawalan ketat termasuk percepatan pengerahan alat berat ke lokasi terdampak. "Kami menyarankan Bapak Menko, Bapak Ketua, agar benar-benar kita kawal melalui monitoring dan evaluasi," ujarnya.

>

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Perang Hampir Meledak: Trump Hentikan Serangan ke Iran Saat Bom Sudah Siap Dijatuhkan
• 7 jam laluerabaru.net
thumb
Ari Askhara Jadi Dirut Baru Humpuss Maritim Internasional, Gas Pol Transformasi Bisnis
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Wamenkumham Minta Semua Pihak Hormati Proses Sidang KUHP Baru di Mahkamah Konstitusi
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Heboh! Semburan Lumpur Setinggi 3 Meter Muncul di Pantai Liman Semau Kupang
• 36 menit laluviva.co.id
thumb
Banjir di Kaliwungu Kendal Sempat Rendam Rel, Sejumlah Kereta Api Terlambat
• 10 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.