Restorasi Kuil Phnom Bakheng berlanjut di Taman Arkeologi Angkor

antaranews.com
9 jam lalu
Cover Berita
Phnom Penh (ANTARA) - Pekerjaan restorasi Kuil Phnom Bakheng bagian barat di Taman Arkeologi Angkor yang terkenal di Kamboja sedang berlangsung, demikian menurut siaran pers Otoritas Nasional APSARA (ANA) pada Rabu (14/1).

Terletak di Provinsi Siem Reap, Kamboja barat laut, Taman Arkeologi Angkor seluas 401 km persegi ini merupakan rumah bagi 91 kuil kuno, yang dibangun sejak abad kesembilan hingga abad ke-13.

Taman tersebut, yang masuk dalam Daftar Warisan Dunia Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) pada 1992, merupakan tujuan wisata paling populer di negara Asia Tenggara itu.

Chiv Phirom, kepala tim teknis Proyek Restorasi Kuil Phnom Bakheng, mengatakan pekerjaan restorasi, yang merupakan kolaborasi antara World Monuments Fund (WMF) dan ANA, telah berlangsung sejak Agustus 2019 dan dijadwalkan selesai pada tahun 2029.

"Pekerjaan ini merupakan fase ketiga dari Proyek Restorasi Kuil Phnom Bakheng, yang telah melibatkan WMF sejak tahun 2004," katanya.

Ia mencatat bahwa selama fase pertama, dari tahun 2004 hingga 2007, WMF melakukan studi dan restorasi percontohan di tingkat pertama di bagian barat daya kuil.

Fase kedua, yang dimulai pada tahun 2008 dan selesai pada tahun 2019, berfokus pada restorasi bagian tengah tangga utara dan selatan di sisi timur, bersama dengan penggalian arkeologi dan pekerjaan konservasi, tambahnya.

“Sekitar 75 persen dari keseluruhan restorasi Kuil Phnom Bakheng kini telah selesai. Dari jumlah tersebut, pekerjaan restorasi di bagian barat mencakup sekitar 25 persen,” kata Phirom.

Mengenai kerusakan di bagian barat, ia mengatakan kuil tersebut mengalami kerusakan akibat runtuhnya fondasi, batu yang bergeser dan miring, serta runtuhnya bangunan yang memengaruhi dinding dan patung singa.

Ia menambahkan bahwa selain pekerjaan restorasi, tim telah memperkuat batu-batu gunung yang retak dan rusak menggunakan berbagai metode teknis untuk meningkatkan stabilitas strukturnya.

Dibangun pada akhir abad kesembilan dan awal abad ke-10 pada masa pemerintahan Raja Yasovarman I, Kuil Phnom Bakheng menarik ratusan pengunjung setiap hari untuk menikmati pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan dan panorama kawasan Angkor.

Ini adalah salah satu kuil utama di Taman Arkeologi Angkor seluas 401 kilometer persegi yang terdaftar di UNESCO di provinsi Siem Reap, barat laut Kamboja.



Foto yang diabadikan pada 13 Januari 2026 ini memperlihatkan sebagian dari Kuil Phnom Bakheng di provinsi Siem Reap, Kamboja. Pekerjaan restorasi di bagian barat Kuil Phnom Bakheng di Taman Arkeologi Angkor yang terkenal di Kamboja sedang berlangsung.(Xinhua/HO ANA)



Sejumlah staf bekerja di lokasi restorasi Kuil Phnom Bakheng bagian barat di Provinsi Siem Reap, Kamboja, pada 13 Januari 2026. (Xinhua/ANA) Foto yang diabadikan pada 13 Januari 2026 ini menunjukkan lokasi restorasi bagian barat Kuil Phnom Bakheng di Provinsi Siem Reap, Kamboja. (Xinhua/ANA)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
AHY: Butuh Rp 8,2 T Perbaiki 238.783 Rumah Rusak Terdampak Bencana Sumatera
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Toyota Raize Harga OTR dan Skema Cicilan di Jakarta Bulan Januari 2026
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
Bisnisnya Terdampak, Suami Boiyen Pakai Uang Pribadi untuk Gaji Karyawan
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Reaksi Media Vietnam Setelah Tahu Satu Grup dengan Timnas Indonesia di Babak Fase Grup Piala AFF 2026: Kami di Grup Mudah
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Ngeri! Tanah di Aceh Tengah Terus Ambles Sejak 20 Tahun, Jalan Utama Terancam Putus
• 17 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.