FAJAR, SURABAYA — Perombakan lini belakang Persebaya Surabaya memasuki fase krusial. Dime Dimov dipastikan hengkang dari skuad Green Force, sebuah keputusan yang mengubah peta persaingan bek tengah jelang putaran kedua Super League 2025/2026.
Kabar kepergian bek asal Makedonia Utara itu pertama kali mencuat melalui akun fanbase @emosijiwakucom. Dalam unggahannya disebutkan bahwa Dime telah menjalani sesi latihan terakhir bersama tim.
“Terima kasih Dime Dimov. Info yang kami dapat, kemarin menjadi hari terakhir Dime mengikuti latihan Persebaya,” tulis akun tersebut.
Kepergian Dime menandai berkurangnya satu kepingan penting di lini belakang Persebaya. Namun secara jumlah, Green Force masih memiliki enam bek tengah yang siap bersaing memperebutkan tempat utama di bawah arahan Bernardo Tavares.
Enam Bek Tengah Tersisa di Skuad Persebaya
- Risto Mitrevski
Risto Mitrevski tetap menjadi salah satu bek sentral utama Persebaya. Meski sempat menepi cukup lama akibat cedera bahu, bek asal Makedonia itu telah tampil dalam delapan pertandingan musim ini.
Menurut data I-League, Risto mencatatkan 92 intersepsi, 62 sapuan, dan 27 tekel—angka yang menegaskan perannya sebagai palang pintu utama. - Leo Lelis
Leo Lelis perlahan merebut kepercayaan pelatih setelah awal musim yang sulit. Bek asal Brasil berusia 32 tahun itu telah tampil dalam 11 pertandingan dan membentuk duet solid bersama Risto.
Statistiknya cukup impresif: 55 sapuan, 21 intersepsi, dan 9 tekel sepanjang putaran pertama. - Randy May
Randy May kerap menjadi opsi rotasi, khususnya saat Persebaya memasuki fase krusial pertandingan. Bek kelahiran Sentani itu tampil dalam enam laga.
Keunggulannya terletak pada fleksibilitas—selain bek tengah, ia juga bisa dimainkan sebagai bek sayap. - Kadek Raditya
Musim ini menjadi periode sulit bagi Kadek Raditya. Bek 26 tahun tersebut baru tampil dalam tiga pertandingan.
Padahal, dua musim sebelumnya ia merupakan pilar utama lini belakang Persebaya dengan total lebih dari 50 penampilan. Minimnya menit bermain membuat masa depannya mulai dipertanyakan. - Sheva Kardanu
Bek muda ini belum mencatatkan debut musim ini. Meski empat kali masuk daftar susunan pemain, Sheva Kardanu masih harus bersabar menunggu kesempatan. - Gustavo Fernandes
Gustavo Fernandes menjadi rekrutan anyar Bernardo Tavares di putaran kedua. Bek asal Brasil ini didatangkan dari FC Penafiel (Liga Portugal 2).
Menariknya, di klub terakhirnya Gustavo selalu menjadi starter dalam lima pertandingan terakhir—indikasi kuat bahwa ia diproyeksikan sebagai opsi serius di jantung pertahanan Green Force.
Yuran Fernandes Masih Berpeluang?
Meski secara kuantitas Persebaya masih memiliki enam bek tengah, bursa transfer belum sepenuhnya tertutup. Nama Yuran Fernandes, bek andalan PSM Makassar, kembali mencuat seiring hubungan eratnya dengan Bernardo Tavares.
Bernardo dikenal sangat memahami karakter Yuran sejak keduanya bekerja sama di PSM. Jika peluang terbuka—baik melalui negosiasi klub maupun skema lain—duet Gustavo Fernandes dan Yuran Fernandes berpotensi menjadi kombinasi ideal: sama-sama agresif, kuat duel udara, dan nyaman membangun serangan dari belakang.
Namun, semua itu bergantung pada keputusan manajemen serta strategi akhir Bernardo Tavares dalam membentuk lini belakang yang sesuai dengan filosofi permainannya.
Satu hal yang pasti, hengkangnya Dime Dimov bukan akhir dari dinamika. Justru, ini menjadi awal babak baru bagi Persebaya Surabaya dalam merancang benteng pertahanan menuju paruh kedua musim.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473565/original/045606700_1768449409-e8f30a03-0f34-4cca-868f-659668113d39.jpeg)


