Tak Akan Tinggal Diam, Iran Pastikan Hadapi Ancaman AS

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Iran, VIVA – Iran tidak akan diam menghadapi retorika ancaman Amerika Serikat, kata Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani dalam percakapan telepon dengan Kepala Divisi Keamanan Internasional Kementerian Luar Negeri Swiss, Gabriel Luechinger.

“Meskipun Iran memandang pendekatan positif Swiss sebagai hal yang perlu, Iran tidak akan tinggal diam menghadapi retorika ancaman AS,” demikian pernyataan Larijani seperti dikutip kantor berita Tasnim, Kamis. 15 Januari 2026.

Baca Juga :
Iran Klaim Tak Akan Hukum Mati Demonstran, Trump: Lihat Saja Nanti
AS Hentikan Penerbitan Visa Imigran 75 Negara, Termasuk Rusia dan Tetangga RI

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani
Photo :
  • Iran Int

Dalam laporan tersebut, Larijani juga memuji peran positif Swiss dalam meredakan ketegangan dan membantu penyelesaian krisis-krisis sebelumnya.

Aksi protes meletus di Iran pada akhir Desember 2025 di tengah kekhawatiran atas melonjaknya inflasi akibat melemahnya mata uang lokal, rial Iran.

Sejak 8 Januari, setelah adanya seruan dari Reza Pahlavi, yang merupakan putra Shah Iran yang digulingkan pada 1979, aksi unjuk rasa di berbagai wilayah Iran semakin intensif. Pada hari yang sama, akses internet di negara itu diblokir.

Di beberapa kota, demonstrasi berubah menjadi bentrokan dengan aparat kepolisian ketika para pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan yang mengkritik pemerintah. Terdapat laporan mengenai korban di kalangan pasukan keamanan maupun demonstran.

Aksi demonstrasi warga Iran
Photo :
  • UGC Via AP

Sementara itu, pada akhir Desember, Presiden AS Donald Trump mengatakan akan mendukung serangan baru terhadap Iran jika Teheran berupaya melanjutkan pengembangan program rudal dan nuklirnya.

Belakangan, di tengah gelombang protes di Iran, Trump mengancam akan melancarkan serangan dahsyat jika para demonstran dibunuh, dan berjanji mendukung rakyat Iran jika diperlukan. (ant)

Baca Juga :
Situasi Memanas, Sejumlah Negara Eropa Imbau Warganya Tinggalkan Iran
Murmansk-BN: Jammer Canggih Rusia di Balik Rontoknya Starlink Elon Musk di Langit Iran
Iran Bantah Jatuhkan Hukuman Mati ke Pendemo Anarkis

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Konsekuensi Hukum bagi Puluhan Kepsek SK Kadaluarsa,  karena Diduga Mencairkan Dana BOS
• 4 jam lalurealita.co
thumb
Warga binaan Lapas Sulteng suplai bahan pangan program MBG
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
WEF 2026 Davos Momentum Strategis Bangun Citra Positif Indonesia
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kasus Suap Proyek Bekasi, KPK Duga Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono Terima Uang dari Tersangka
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Visa imigran AS resmi dihentikan, ini daftar 75 negara terdampak
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.