Hasil Liga Italia: AC Milan Hajar Como 1-3, Si Spesialis Babak Kedua

bisnis.com
7 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Como 1907 harus mengakui keistimewaan AC Milan asuhan Massimiliano Allegri yang kini identik dengan predikat unik: jago membalikkan keadaan pada babak kedua.

Skuad tuan rumah ditekuk Rafael Leao Cs. dengan skor akhir 1–3 pada laga pengganti pekan ke-16 Serie-A itu, Jumat (16/1/2026) dini hari. Kiper Rossoneri, Mike Maignan dan gelandang senior, Adrien Rabiot menjadi dua pemain paling mencolok dalam laga ini.

Kekalahan Como sekaligus mengakhiri tren apik sepanjang musim berjalan, yakni belum pernah kalah ketika bermain di Stadio Giuseppe Sinigaglia. Alhasil, kini tinggal Juventus dan Napoli yang masih menggenggam status mentereng tersebut.

Skuad asuhan Cesc Fabregas sebenarnya mendominasi penguasaan bola, bahkan punya lebih banyak ancaman serangan mematikan.

Gol dari Marc-Oliver Kempf di menit ke-10 menjadi salah satu buktinya. Berbekal umpan dari Martin Baturina dari sisi kiri ke tiang jauh gawang, sundulan Kempf pun seperti tak terprediksi oleh Maignan dan para bek Milan.

Beberapa peluang dari pemain bintang muda Argentina, Nico Paz pun nyaris berbuah gol buat Como, terutama dari aksi sepakan jarak jauh. Sayangnya, refleks Maignan kelewat apik buat bola-bola yang datang dari arah depan.

Baca Juga

  • Prediksi Skor AC Milan vs Genoa: Head to Head, Susunan Pemain
  • Prediksi Skor Atalanta vs AC Milan: Head to Head, Susunan Pemain
  • Prediksi Skor AC Milan vs Pisa: Head to Head, Susunan Pemain

Jelang turun minum, Milan tertolong oleh aksi Rabiot yang berbahaya dalam kotak penalti Como, sehingga harus dihalau oleh senggolan tipis Kempf. 

Beruntung buat Milan, terjatuhnya Rabiot berbuah penalti. Christopher Nkunku yang dipercaya menjadi algojo titik putih sukses mengeksekusi tendangan lurusnya dengan keras, sehingga tetap masuk kendati terbaca oleh Jean Butez.

Taktik serupa gol perdana Como hampir saja menambah pundi-pundi gol buat tuan rumah. Nahas, lagi-lagi refleks Maignan menyelamatkan Milan dari kebobolan.

Selepas turun minum, Rabiot seakan menjadi bintang lewat dua golnya yang begitu lengkap: masing-masing sisi sayap kanan dan kiri, juga dari kaki kanan dan kiri.

Pertama, berkat umpan terobosan cantik Leao dari aksi cut inside di sayap kiri, lantas mencukil bola mumbul melewati dua kepala bek Como. Rabiot yang sudah maju mengokupansi ruang kosong di kotak penalti melakukan kontrol apik dengan dada, sebelum akhirnya sukses mengonversinya menjadi gol.

Kedua, lewat sepakan kaki kirinya dari luar kotak penalti yang menerobos dua pemain bertahan Como, hingga bersarang ke pojok kiri bawah gawang Butez.

Kemenangan Milan pun melanjutkan tren uniknya dalam beberapa bulan belakangan, yakni sebagai tim spesialis menjebol gawang lawan pada babak kedua, bahkan kerap kali pada menit 90+ alias injury time.

Selain itu, hasil ini membawa Milan naik ke posisi runner-up klasemen dengan 43 poin, menurunkan Napoli ke posisi tiga, sekaligus memangkas selisih poin terhadap Inter hingga tinggal 3 poin saja. 

Skuad Allegri pun masih menjadi salah satu kandidat kuat peraih Scudetto, sebab hingga kini masih menjadi satu-satunya tim Serie A yang baru sekali kalah, itu pun karena tersandung di pekan ke-1 oleh Cremonese. Praktis, belum ada klub besar yang bisa mengalahkan AC Milan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pasang Badan, Gus Yahya Jamin Tak Ada Sepeser Pun Dana Korupsi Haji Masuk Kas PBNU
• 23 jam lalusuara.com
thumb
Marak Aset Diserobot, Pemkot Makassar–Polda Sulsel Perkuat Kerja Sama Pengamanan
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Pemenang Nobel Perdamaian Venezuela Bawa Medalinya ke Trump
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dorong SDM Unggul, Pemerintah Tambah Beasiswa LPDP STEM hingga 80 Persen
• 19 jam laludisway.id
thumb
PBD Bentuk Tim Investigasi Kandasnya KM Prestige Voyager di Perairan Raja Ampat
• 6 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.