FAJAR, MAKASSAR — Maraknya persoalan penguasaan dan penyerobotan aset milik Pemerintah Kota Makassar menjadi perhatian serius Pemkot Makassar.
Pengamanan aset strategis, termasuk pasar dan gedung pemerintahan, kini dipandang sebagai bagian penting dalam menjaga stabilitas kota sekaligus mendukung agenda pembangunan.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya dukungan aparat kepolisian dalam mengawal kebijakan pemerintah kota, termasuk dalam pengamanan aset-aset milik Pemkot yang selama ini kerap menghadapi persoalan hukum dan penguasaan oleh pihak-pihak tertentu.
“Sinergi lintas institusi ini penting untuk menjaga kondusivitas kota sekaligus memastikan seluruh agenda pembangunan dapat berjalan dengan aman,” ujar Munafri.
Menurut Munafri, stabilitas keamanan menjadi prasyarat utama bagi pembangunan kota yang berkelanjutan.
Karena itu, kerja sama antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum harus terus diperkuat agar setiap kebijakan yang menyentuh kepentingan publik dapat berjalan optimal.
Ia menekankan, salah satu fokus perhatian Pemkot Makassar adalah pengamanan aset daerah, termasuk aset pasar yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berdampak langsung pada aktivitas masyarakat.
“Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengamanan aset Pemkot. Termasuk Pasar Butung, karena itu adalah aset yang secara hukum telah dimenangkan oleh Pemkot Makassar,” katanya.
Munafri yang akrab disapa Appi menilai, banyak agenda pembangunan kota membutuhkan dukungan aparat kepolisian, terutama yang berkaitan dengan ketertiban umum, kenyamanan masyarakat, dan kepastian hukum atas aset daerah.
“Sinergi antara kepolisian dan pemerintahan harus terus berjalan beriringan demi membangun daerah dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” imbuhnya.
Sebelumnya, Pemkot Makassar telah menjalin komunikasi intensif lewat pertemuan silaturahmi dengan jajaran Polda Sulawesi Selatan, Rabu 14 Januari 2026.
Pertemuan strategis antara Wali Kota Makassar dan Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menjadi ruang dialog untuk menyamakan langkah dalam menjaga keamanan kota dan mendukung pembangunan.
Kapolda Sulsel bersama jajaran kepolisian, termasuk Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana dan Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti, menyatakan komitmennya untuk mendukung dan mengawal kebijakan Pemerintah Kota Makassar demi terciptanya situasi kota yang aman dan kondusif.
Sinergi tersebut juga melibatkan unsur pemerintah kota, di antaranya Sekretaris Kesbangpol Kota Makassar, Khaeruddin, sebagai bagian dari upaya penguatan koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan.
Dengan kerja sama yang semakin solid antara Pemkot Makassar dan Polda Sulsel, diharapkan pengamanan aset daerah dapat berjalan lebih efektif, sekaligus menciptakan iklim kota yang aman, tertib, dan mendukung pertumbuhan sosial serta ekonomi masyarakat Makassar.(an)





