Perputaran Uang saat Haji Capai Rp18 Triliun, Kerek Pertumbuhan Ekonomi

bisnis.com
10 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah menyatakan bahwa perputaran uang selama pelaksanaan ibadah haji bisa mencapai Rp18 triliun, sehingga sangat berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Teguh Dwi Nugroho menjelaskan bahwa ekosistem ekonomi yang sangat besar muncul dalam pelaksanaan ibadah haji. Meskipun ibadah berlangsung di Arab Saudi, manfaat ekonomi mengalir deras bagi Indonesia.

Dia menyebut bahwa triliunan rupiah berputar setiap tahunnya dari sejak persiapan ibadah haji, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga proses setelahnya.

“Perputaran uang dari haji itu sampai Rp18 triliun. Kalau menghitung umrah, perputaran uangnya bisa mencapai Rp60 triliun—66 triliun,” ujar Teguh saat memberikan paparan dalam diklat Petugas Haji 1447 H/2026 M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta pada Jumat (16/1/2026).

Menurut Teguh, perputaran uang itu dapat berefek positif bagi perekonomian Tanah Air karena bukan hanya melibatkan pelaku ekonomi yang berada di Arab Saudi, tetapi juga di Indonesia.

“Perputaran uang yang sangat besar harus bisa memberikan stimulus bagi pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Efek berganda ekonomi dari pelaksanaan ibadah haji misalnya dapat berasal dari pelibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menyediakan atribut bagi jemaah seperti pakaian, gelang, dan lainnya.

Penyediaan makanan pun bisa berefek positif bagi ekonomi, misalnya dengan UMKM atau usaha-usaha lokal yang memasok bumbu untuk kebutuhan makan jemaah dan petugas haji saat di Tanah Air.

“Uang itu kembali lagi ke Indonesia, tidak hanya [berputar] di Arab Saudi,” ujarnya.

Pengembangan ekosistem ekonomi juga menjadi satu dari tiga target kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji, yang disebut Tri Sukses Haji. Berikut daftarnya

1. Sukses Ritual

Terlaksananya ibadah haji sesuai syariat, sah, tertib, dan berkualitas.


2. Sukses Ekosistem Ekonomi

Terbangunnya ekosistem ekonomi haji dan umrah yang berdampak pada kesejahteraan umat


3. Sukses Keadaban dan Peradaban

Terbentuknya jemaah dan tata kelola haji yang mencerminkan akhlak, etika, dan citra bangsa Indonesia.

Pengembangan ekosistem haji dan umrah yang berkelanjutan dan berdampak pada pemberdayaan sosial serta peningkatan kesejahteraan umat juga masuk sebagai misi ibadah haji. Visi lainnya mencakup transparansi tata kelola penyelenggaraan haji dan umrah, hingga kelembagaan Kemenhaj yang profesional.

Pembentukan Kemenhaj juga membuat pemerintah memiliki lembaga yang memiliki fungsi spesifik terkait pengembangan ekosistem haji dan umrah. Misalnya, terdapat direktorat khusus yang menangani industri pendukung haji dan umrah, hingga soal kemitraan nasional dan internasional.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Visa imigran AS resmi dihentikan, ini daftar 75 negara terdampak
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Senat AS Gagalkan Resolusi Pembatasan Kewenangan Militer Trump di Venezuela dengan Suara Penentu Wakil Presiden
• 10 jam lalupantau.com
thumb
John Herdman targetkan Timnas akhiri puasa juara di ASEAN Cup 2026
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Libur Long Weekend, 12 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Picu Kemacetan Simpang Gadog
• 2 jam lalumerahputih.com
thumb
Mantan Presiden Yoon Suk Yeol Hadapi Vonis Perdana Hari Ini
• 10 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.