Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jawa Tengah
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas terganggunya perjalanan kereta api di jalur Pantai Utara Jawa Tengah, khususnya pada lintas Stasiun Kaliwungu–Stasiun Kalibodri, Kabupaten Kendal. Hal tersebut, diungkapkan oleh Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba.
Ia mengatakan, jika gangguan terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis malam, sehingga menyebabkan luapan air dan berdampak pada kondisi jalur rel.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan operasional ini,” ujar Anne Purba.
Ia menjelaskan, demi menjamin keselamatan perjalanan, KAI menghentikan sementara sejumlah perjalanan kereta api yang melintas di jalur tersebut hingga kondisi dinyatakan aman.
“Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, perjalanan kereta api kami hentikan sementara sampai jalur dapat dilalui dengan aman,” jelasnya.
Petugas prasarana KAI langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan perbaikan. Jalur kembali dapat dilintasi pada Jumat dini hari, meski masih diberlakukan pembatasan kecepatan maksimal 40 kilometer per jam.
Akibat gangguan ini, sebanyak 18 perjalanan kereta api penumpang jarak jauh mengalami keterlambatan dengan durasi bervariasi hingga lebih dari dua jam.
“Kami terus melakukan pemantauan dan perbaikan lanjutan agar layanan kereta api dapat kembali berjalan normal,” tambah Anne.
KAI juga mengucapkan terima kasih kepada para pelanggan atas pengertian dan kesabaran selama proses penanganan berlangsung, serta mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi perjalanan melalui kanal resmi perusahaan.
Editor: Redaksi TVRINews





