Persib di Puncak Klasemen, Bojan Hodak Justru Blakblakan Soal Masalah Tim

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Bandung, VIVA – Status juara paruh musim ternyata belum membuat Persib Bandung sepenuhnya tenang. Di balik posisi puncak klasemen Super League 2025 2026, pelatih Persib Bojan Hodak masih menyimpan sejumlah catatan penting yang wajib dibenahi jika Maung Bandung ingin konsisten hingga akhir musim.

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menegaskan timnya harus tampil jauh lebih baik di sepanjang putaran kedua Super League 2025 26. Meski berstatus sebagai pemuncak klasemen dan juara paruh musim, Hodak mengaku belum sepenuhnya puas dengan performa anak asuhnya pada putaran pertama.

Baca Juga :
Klasemen Usai AC Milan Tekuk Como 3-1, Pepet Inter Milan di Puncak!
Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026: Jalan Terjal Lima Wakil Indonesia Menuju Semifinal

Evaluasi itu muncul bukan tanpa alasan. Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, masih ada detail-detail krusial yang membuat Persib kehilangan poin, mulai dari kegagalan mengeksekusi penalti hingga kebobolan pada menit-menit akhir pertandingan.

“Saya tidak bisa komplain, karena sejauh ini kami bermain dengan baik dan berada di posisi nomor satu, baik di liga domestik dan grup ACL 2. Ini pertanda bagus, tapi masih bisa lebih baik,” ujar Hodak dalam keterangan yang dikutip laman resmi  Klub.

Persib Bandung menutup putaran pertama dengan koleksi 38 poin hasil dari 12 kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan. Maung Bandung unggul tipis satu poin atas Borneo FC Samarinda yang terus membayangi di posisi kedua klasemen.

Namun, bagi Hodak, angka tersebut belum mencerminkan potensi maksimal timnya. Salah satu yang paling mengganjal adalah kegagalan memanfaatkan peluang dari titik putih.

“Lihat, kami jadi nomor satu di liga, saya merasa senang dan puas. Tapi disamping itu kami masih bisa lebih baik. Kami beberapa kali gagal memanfaatkan penalti, ada lima kali kami melewatkannya tanpa gol,” kata Hodak.

Kegagalan penalti tersebut dinilai berpengaruh langsung terhadap hasil pertandingan, termasuk saat Persib ditahan imbang PSIM dan kalah dari Persita. Situasi ini menjadi pekerjaan rumah serius yang tak boleh terulang di putaran kedua.

Selain soal penalti, Hodak juga menyoroti konsentrasi tim di menit-menit akhir. Meski Persib tercatat sebagai salah satu tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit, beberapa gol yang masuk pada fase krusial pertandingan membuat tim kehilangan poin berharga.

Baca Juga :
Menang 2-1 di Derby Madrid, Real Madrid Hancurkan Mimpi Atletico
Terpopuler: Fans MU Terbelah Usai Amorim Dipecat, Rumor Messi Pindah ke Liga Inggris
Inflasi 2025 Membengkak 2,92 Persen, Emas Perhiasan Jadi Penyumbang Terbesar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jumat Berkah Polres Kepulauan Anambas, Aksi Nyata Polri Humanis di Desa Tiangau
• 9 menit lalutvrinews.com
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini (16/1) Masih Tinggi di Rp2,67 Juta per Gram
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Harga OTR Jakarta Toyota Agya per Januari 2026
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Benarkah Sekolah Rakyat Akan Mampu Mengurangi Kemiskinan Ekstrem?
• 10 jam lalukompas.id
thumb
Harga Emas Melemah di Tengah Nada Lunak Trump soal Iran
• 8 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.