DPR Kritik Pemda Habiskan Rp1 Miliar Cuma Buat Makan: Tak Masuk Akal!

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong angkat bicara soal temuan Pemerintah Daerah (Pemda) yang menggelontorkan anggaran Rp1 miliar hanya untuk makan dan minum.

Menurut dia, anggaran Rp1 miliar untuk makan dan minum tidak masuk akal.

Baca Juga :
Dishub DKI Pastikan Pelayanan TransJakarta Tak Berkurang Meski Anggaran Dipangkas
Prabowo Setuju Dana Penelitian Naik 50%, Berfokus ke Sektor Pangan hingga Industri

"Kalau saya sih melihatnya bahwa kalau Rp1 miliar per hari itu menurut hemat saya, itu tidak masuk akal," kata Bahtra kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 16 Januari 2026.

Maka dari itu, Bahtra menyebut pihaknya akan memanggil Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk menjelaskan daerah mana yang mengeluarkan anggaran Rp1 miliar untuk makan dan minum tersebut.

"Maka dari itu nanti mungkin kita akan memanggil Kemendagri untuk menyampaikan Pemda mana yang sampai mengeluarkan biaya miliaran sehari," tutur dia.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan ada satu daerah yang menghabiskan APBD sebesar Rp1 miliar dalam satu hari hanya untuk kebutuhan makan dan minum.

Hal itu diketahui Tito setelah pihaknya melakukan review APBD. 

"Kami melakukan review APBD mereka, kita plototin belanjanya yang kira-kira boros. Masa ada makan, minum satu daerah, dulu itu satu hari bisa Rp1 miliar untuk makan minum," ucap Tito dalam acara Semangat Awal Tahun 2026, Rabu, 14 Januari 2026.

Mengenai hal itu, Tito pun langsung memangkas anggaran daerah tersebut dan meminta pemerintah daerah (Pemda) melakukan penghematan. 

Dalam kesempatan itu, Tito pun mendorong kepala daerah untuk menghemat belanja dan memanfaatkan dana transfer dari pusat untuk kegiatan yang lebih berkualitas. 

"Belanja pemerintah harus dihemat, dan belanja dari pemerintah dari pusat dan lain-lain ini tepat sasaran, jangan dilebih-lebihin," tutur dia.

"Rapat kalau bisa zoom, meeting zoom meeting aja, nggak usah di hotel, apalagi rapat cuma sekali dibikin 10 kali. Perjalanan dinas juga dibikin harusnya tiga kali cukup, dibikin 8 kali. Nah itu harus dihemat belanjanya," sambung Tito.

Tito juga mendorong kepala daerah untuk aktif mengembangkan dunia swasta. Tito tidak ingin, daerah hanya bergantung pada pemerintah pusat.

Baca Juga :
Prabowo Bakal Tambah Anggaran Riset Perguruan Tinggi Rp 4 Triliun
Imbas Efisiensi, Kadishub DKI Sebut Subsidi TransJakarta Hanya Cukup untuk 9 Bulan
Mendagri Tito Ungkap Ada Daerah Habiskan APBD Rp1 Miliar Buat Makan

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pemprov Sumut Fokus Tingkatkan Daya Saing UMKM Tahun 2026
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ini 5 Tradisi Jelang Imlek 2026
• 21 jam laluinsertlive.com
thumb
Janin Bayi Perempuan Terbungkus Seragam SMP Ditemukan Terkubur di Tellu Siattinge Bone. Begini Kronologisnya!
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Guru SMKN 3 Tanjabtim Diduga Dikeroyok Murid, Ini Penyebabnya
• 16 jam lalurealita.co
thumb
Gubernur Mualem: 50.000 Hektare Lahan Sawan di Aceh Masih Tertutup Lumpur
• 20 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.