Janin Bayi Perempuan Terbungkus Seragam SMP Ditemukan Terkubur di Tellu Siattinge Bone. Begini Kronologisnya!

harianfajar
20 jam lalu
Cover Berita

BONE, FAJAR — Warga Dusun II Mattoanging, Desa Mattoanging, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, digegerkan dengan penemuan janin bayi berjenis kelamin perempuan yang ditemukan dalam kondisi terkubur, Kamis siang, 15 Januari 2026.


Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 Wita di area lahan milik warga yang berada di lingkungan permukiman dusun.


Kejadian ini langsung menyita perhatian warga sekitar dan dilaporkan ke aparat desa serta pihak kepolisian setempat.


Berdasarkan informasi awal, janin bayi tersebut ditemukan terbungkus kain berwarna putih dan tertanam di dalam tanah.


Aparat kepolisian kemudian mengamankan lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.


Kapolsek Tellu Siattinge, AKP Muh Siregar, menjelaskan penemuan tersebut bermula saat seorang warga bernama Muh Nasir (50) sedang membersihkan atau membabat lahan di sekitar lokasi.


“Saksi melihat adanya bekas galian tanah yang mencurigakan karena ditutupi batu,” katanya.
Merasa curiga, saksi kemudian memindahkan batu tersebut dan mendapati kain putih yang tertanam di dalam tanah.


Setelah kain tersebut tersingkap, saksi menyadari bahwa bungkusan itu berisi janin bayi, lalu segera melaporkannya kepada perangkat Desa Mattoanging.


AKP Muh Siregar menambahkan, kain putih yang digunakan untuk membungkus janin tersebut diketahui merupakan seragam putih sekolah tingkat SMP. Temuan tersebut kini menjadi salah satu petunjuk awal dalam proses penyelidikan.


“Setelah menerima laporan, personel Polsek Tellu Siattinge langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara dan melakukan langkah-langkah penyelidikan,” ujarnya.


Sementara itu, salah seorang warga setempat, Ana (42), mengaku sempat terkejut saat mengetahui adanya penemuan tersebut. Ia menyebut awalnya warga hanya mencurigai adanya bungkusan yang tidak biasa di sekitar lokasi.


“Awalnya kami kira hanya sampah, tapi setelah didekati ternyata janin bayi. Warga langsung panik dan melaporkan ke aparat desa,” katanya.


Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap latar belakang serta pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Polisi juga belum menyimpulkan penyebab pasti maupun dugaan tindak pidana yang mengarah pada kasus tersebut.


“Kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak,” ujar AKP Muh Siregar.


Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat berwenang. Situasi di lokasi kejadian dilaporkan dalam kondisi aman dan kondusif.(an)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Naik Signifikan, 104 Dapur SPPG Sudah Beroperasi di Pekanbaru
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Mengulang Kata-kata Orang Lain
• 21 jam laluerabaru.net
thumb
Sejumlah Perjalanan Kereta Api ‘Ngaret’ sampai 2,5 Jam Pasca Rel Terendam Banjir di Pantura Jawa Tengah
• 4 jam lalumerahputih.com
thumb
Tingkah Laku Fajar Sadboy saat Syuting Yang Penting Ada Cinta Bikin Arif Brata Pusing
• 17 jam laluinsertlive.com
thumb
DJP Kini Bisa Sita dan Jual Saham di Bursa, Ini Risiko yang Perlu Dicermati Investor
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.