Pemprov DKI Jakarta Terjunkan Ribuan Pasukan Orange, Bersihkan Sampah Pascabanjir

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

DLH juga memberlakukan pola penanganan khusus selama musim hujan seperti pengaktifan Unit Pengelola Sampah Badan Air (UPSBA) di sembilan titik rawan banjir.

Pemprov DKI Jakarta Terjunkan Ribuan Pasukan Orange, Bersihkan Sampah Pascabanjir. (Foto: Freepik)

IDXChannel—Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mempersiapkan sebanyak 1.790 Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) atau lebih dikenal sebagai pasukan orange, untuk menangani sampah pascabanjir di sejumlah wilayah. 
 
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan bahwa kesiapan pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia, sarana dan prasarana menjadi kunci utama dalam penanganan sampah saat banjir. 

Terlebih, curah hujan tinggi berpotensi berlanjut sampai Februari 2025.

Baca Juga:
Jakarta Bakal Diguyur Hujan Lebat, Pramono Perintahkan Operasi Modifikasi Cuaca Lima Hari

“Fokus kami adalah memastikan sampah tidak menumpuk, saluran air tetap berfungsi optimal, serta lingkungan warga terdampak banjir dapat segera dibersihkan secara cepat dan terkoordinasi,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (16/1/2026).

DLH DKI menyediakan berbagai sarana dan prasarana, antara lain 101 unit truk pengangkut sampah, 116 unit alat berat, 15 perahu karet, serta 25 bus toilet dan 48 toilet portabel. 

Baca Juga:
Dishub DKI Jakarta Tiadakan Ganjil-Genap di Libur Isra Mirkaj

Ditambah, ada ribuan peralatan kerja, seperti 1.369 cangkrang atau garpu penggaruk sampah, 1.235 cangkul, 1.329 sapu, serta 7.836 karung atau plastik sampah.

“Seluruh personel dan armada kami sebar di 25 lokasi rawan banjir untuk mempercepat penanganan sampah sekaligus menjaga fungsi drainase kota tetap berjalan dengan baik,” ujar Asep.

Baca Juga:
Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan hingga 17 Januari, BPBD Keluarkan Peringatan

Lebih lanjut, kata Asep, DLH pun memberlakukan pola penanganan khusus selama musim hujan seperti pengaktifan Unit Pengelola Sampah Badan Air (UPSBA) di sembilan titik rawan banjir dengan mengoptimalkan 29 unit saringan sampah otomatis. 

Asep mengatakan personel lapangan turut dilengkapi dengan perlengkapan pendukung, seperti kubus apung, bus toilet, tangki air, dan toilet portabel. 

“Melalui sistem siaga ini, kami berupaya mencegah sampah menyumbat saluran air serta menjaga kelancaran aliran sungai, sehingga dampak banjir dapat ditekan secara efektif. Harapannya, warga dapat segera kembali beraktivitas di lingkungan yang aman dan bersih,” ujar dia.


(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Benarkah Golongan Darah O Lebih Aman dari Serangan Jantung? Berikut Penjelasannya
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Jadwal Operasional BCA (BBCA), Bank Mandiri (BMRI), BNI (BBNI), dan BRI (BBRI) Selama Libur Isra Miraj 2026
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
KKP Rampungkan Survei Perairan Pantura untuk Pembangunan Tanggul Laut
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bupati Gowa Perkuat Program Gowa Mengaji untuk ASN dan Masyarakat
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Apel  Bulan K3 di Gresik Dibuka oleh Gubernur Jawa Timur Tekankan Keselamatan Kerja
• 14 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.