FAJAR, SURABAYA – Persebaya Surabaya mulai melakukan perombakan besar-besaran di tengah bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026.
Hingga Jumat (16/1/2026), tim berjuluk Green Force ini dipastikan melepas empat pemainnya.
Dua di antaranya sudah diperkenalkan oleh klub baru. Sementara sisanya, dua nama lainnya, masih belum laku di pasar transfer.
Langkah berani ini diambil manajemen dan tim pelatih sebagai bagian dari evaluasi total untuk mendongkrak performa tim di putaran kedua.
Evaluasi di tubuh Persebaya membuahkan keputusan penting terkait masa depan beberapa pilar. Berikut adalah detail perpindahan pemain yang menjadi sorotan:
1. Rizky Dwi Pangestu (Garudayaksa FC)
Striker asal Banyuwangi, Rizky Dwi Pangestu, menjadi nama pertama yang resmi meninggalkan Surabaya.
Ia berlabuh ke Garudayaksa FC dengan status pinjaman hingga akhir musim 2026.
Selama putaran pertama, Rizky mencatatkan 8 penampilan namun minim menit bermain.
Langkah peminjaman ini diharapkan mampu mengembalikan ketajaman pemain berusia 26 tahun tersebut melalui menit bermain yang lebih reguler di klub barunya.
2. Rendy Oscario (Semen Padang)
Penjaga gawang Rendy Oscario memilih pulang ke pelukan mantan klubnya, Semen Padang.
Rendy yang sulit menembus posisi utama karena persaingan ketat dengan Ernando Ari dan Andhika Ramadhani.
Dia diharapkan mampu membantu Kabau Sirah keluar dari zona degradasi.
3. Diego Mauricio
Penyerang asal Brasil, Diego Mauricio, juga dipastikan tidak lagi berseragam hijau-hijau.
Meski belum diumumkan secara resmi ke klub mana ia akan berlabuh, kabar perpisahannya sudah tersiar luas.
Mauricio yang didatangkan dengan ekspektasi tinggi belum mampu memberikan kontribusi maksimal dalam hal produktivitas gol selama 253 menit penampilannya.
4. Dime Dimov
Kejutan datang dari lini belakang. Bek tangguh asal Makedonia Utara, Dime Dimov, dikabarkan telah menjalani sesi latihan terakhirnya.
Meskipun memiliki statistik impresif dengan akurasi umpan mencapai 93 persen, bek dengan nilai pasar Rp6,08 miliar tetap dicoret.
Santer diberitakan bakal segera diperkenalkan oleh klub barunya dalam waktu dekat.
Evaluasi Ketat Bernardo Tavares
Pergerakan transfer ini merupakan hasil diskusi mendalam antara pelatih Bernardo Tavares dan jajaran manajemen Persebaya.
Pelatih asal Portugal tersebut menekankan bahwa efisiensi skuad dan kebutuhan taktik menjadi alasan utama di balik pencoretan pemain.
“Kami harus mencari solusi terbaik untuk tim. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kontribusi pemain dan hasil diskusi bersama dewan direksi,” ungkap Tavares.
Fokus Putaran Kedua
Dengan hengkangnya empat pemain ini, beban gaji klub menjadi lebih longgar, memberikan ruang bagi Persebaya untuk mendatangkan amunisi baru.
Bonek kini menanti siapakah sosok “pemain buruan” yang akan didatangkan untuk mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan, terutama di sektor penyerang dan bek tengah. (*)



