iQIYI serius menggarap konten lokal Indonesia kian nyata, Beauty. Platform OTT asal Tiongkok ini resmi memulai produksi serial original lokal pertamanya di Indonesia berjudul Bercinta Dengan Maut.
Produksi ini digarap bersama Telkomsel dan menjadi langkah strategis iQIYI untuk memperkuat penetrasi pasar Indonesia melalui cerita yang dekat dengan budaya lokal.
Proses produksi dijadwalkan dimulai bulan ini, dengan penayangan ditargetkan pada kuartal kedua tahun ini melalui MAXstream dan iQIYI.
Kolaborasi ini melibatkan iQIYI sebagai platform global, Telkomsel sebagai penyedia ekosistem digital, serta Hitmaker Studios sebagai rumah produksi.
Langkah tersebut menandai pergeseran strategi OTT global yang tidak lagi hanya mengandalkan impor konten, tetapi mulai berinvestasi langsung pada produksi lokal untuk menjangkau audiens Indonesia yang semakin selektif.
Senior Managing Director for iQIYI Southeast Asia, Dinesh Ratnam, menyatakan produksi serial lokal menjadi bentuk komitmen iQIYI dalam mendekatkan diri dengan penonton Indonesia.
“Produksi serial original lokal ini merupakan wujud komitmen iQIYI untuk semakin dekat dengan audiens Indonesia. Kami memahami bahwa konten lokal memiliki kedekatan yang kuat dengan masyarakat Indonesia, dan kolaborasi ini menjadi tonggak penting bagi iQIYI dalam berinvestasi di ekosistem konten lokal,” ujar Dinesh.
Ia menambahkan, melalui kolaborasi strategis bersama Telkomsel, iQIYI ingin menghadirkan konten yang relevan secara budaya sekaligus memperkaya pengalaman menonton pengguna.
Dari sisi operator, Telkomsel melihat kolaborasi ini sebagai bagian dari penguatan gaya hidup digital pelanggan.
“Telkomsel menyambut baik kerja sama ini sebagai bagian dari upaya kami untuk menghadirkan ekosistem digital yang semakin lengkap. Kolaborasi dengan iQIYI diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dengan menghadirkan konten berkualitas yang mudah diakses,” jelas VP Digital Lifestyle Telkomsel, Lesley Simpson.
Produksi Bercinta Dengan Maut juga mencerminkan strategi iQIYI memperluas basis audiens. Konten lokal diposisikan sebagai pintu masuk bagi penonton baru, tanpa meninggalkan drama Tiongkok sebagai kekuatan utama platform. Strategi ini diharapkan mendorong eksplorasi lintas konten oleh penonton Indonesia.
Serial ini diproduksi oleh Hitmaker Studios dan dibintangi Haico Van Der Veken, Maxime Bouttier, Teuku Rasya, serta Dinda Kirana. Mengusung cerita tentang identitas, misteri, dan keadilan, serial berdurasi 10 episode ini mempertegas bagaimana OTT global mulai menyesuaikan diri dengan selera dan gaya hidup menonton masyarakat Indonesia.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474753/original/098025100_1768534273-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_10.18.36.jpeg)



