Penulis: Fityan
TVRINews - Jakarta
Peringatan Isra Mikraj 1447 H Menjadi Momentum Refleksi Spiritual dan Peningkatan Ibadah Nasional
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memberikan pesan mendalam pada peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah.
Ia mengimbau seluruh umat Islam di Indonesia untuk memanfaatkan momen bersejarah ini sebagai sarana memperkokoh fondasi keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dalam pernyataan resminya di media sosial instgram Sekretariat.kabinet, Teddy menekankan bahwa perjalanan spiritual yang dialami Rasulullah SAW bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan simbol keteguhan hati dan kepatuhan mutlak seorang hamba terhadap penciptanya.
"Melalui perjalanan Isra Mikraj, Rasulullah SAW memperlihatkan dedikasi iman dan ketaatan yang sangat tinggi kepada Allah SWT," tulis Teddy, Jumat 16 Januari 2026.
Esensi Perintah Salat dan Pedoman Hidup
Lebih lanjut, Teddy menjelaskan bahwa peristiwa ini memiliki kedudukan sentral dalam sejarah Islam karena menjadi titik awal turunnya perintah salat lima waktu.
Ibadah tersebut, menurutnya, merupakan kompas utama yang menuntun perilaku dan moralitas setiap muslim dalam menjalani kehidupan.
Ia memandang bahwa relasi antara manusia dengan Sang Pencipta harus terus dijaga dan diperbarui, salah satunya melalui refleksi atas peristiwa besar ini.
Seskab berharap peringatan tahun ini mampu membawa perubahan positif pada kualitas spiritual masyarakat.
Ia mendorong agar nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Isra Mikraj tidak berhenti pada tataran seremonial, tetapi diimplementasikan dalam interaksi sosial sehari-hari.
"Jadikan peringatan ini sebagai pengingat krusial akan hubungan kita dengan Allah SWT. Mari kita gunakan momentum ini untuk meneguhkan kembali iman dan takwa kita," tambahnya.
Mengakhiri pesannya, Teddy menyampaikan ucapan selamat memperingati Isra Mikraj 1447 H kepada seluruh masyarakat, seraya berharap adanya peningkatan kualitas ibadah secara kolektif di tanah air.
Editor: Redaksi TVRINews




