Kak Seto Klarifikasi soal Abaikan Aduan Aurelie saat Alami Dugaan Child Grooming

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Orang tua Aurelie Moeremans sempat melaporkan dugaan grooming terhadap anaknya yang diduga dilakukan oleh Roby Tremonti. Laporan dimasukkan ke Komnas Perlindungan Anak, yang saat itu dipimpin Kak Seto.

Namun, Kak Seto disebut mengabaikan laporan tersebut. Dalam unggahan di Instagram Story belum lama ini, Kak Seto memberikan klarifikasi terkait hal itu.

"Kami mengikuti dengan sungguh-sungguh diskusi publik yang berkembang, termasuk berbagai kutipan dan pernyataan di masa lalu yang kembali diangkat," tulis Kak Seto.

Kak Seto soal Praktik Pendampingan Anak

Kak Seto mengatakan bahwa praktik pendampingan anak dan cara pandang terhadap relasi kuasa, kerentanan remaja, serta dampak psikologis jangka panjang telah mengalami perkembangan yang sangat signifikan dalam lebih dari satu dekade terakhir.

"Pada masanya, setiap pendampingan dan pernyataan disampaikan berdasarkan pengetahuan, kewenangan, serta kerangka pemahaman yang berlaku saat itu," tulis Kak Seto.

Kak Seto menyatakan pihaknya menyadari bahwa standar perlindungan anak saat ini menuntut kepekaan, kehati-hatian, dan perspektif yang jauh lebih kuat terhadap potensi manipulasi, tekanan emosional. dan ketimpangan kuasa dalam relasi yang melibatkan anak dan remaja.

"Oleh karena itu, kami menjadikan refleksi atas praktik masa lalu sebagai bagian dari proses pembelajaran berkelanjutan untuk memperkuat perlindungan anak ke depan," tulis Kak Seto.

Kak Seto mengecam segala bentuk manipulasi, relasi tidak setara, dan praktik child grooming. Menurutnya, seorang anak tidak pernah berada dalam posisi setara untuk dimintai pertanggungjawaban atas relasi yang dibangun melalui tekanan, bujuk rayu, atau ketimpangan kuasa.

"Kami menghormati keberanian siapa pun yang memilih untuk bersuara atas pengalaman masa lalunya, dan memandang suara tersebut sebagai pengingat penting agar sistem perlindungan anak terus diperbaiki, diperkuat, dan semakin berpihak pada kepentingan terbaik anak," tulis Kak Seto.

Oleh karena itu, Kak Seto mengajak semua pihak untuk menyikapi kasus child grooming yang pernah dialami oleh Aurelie Moeremans dengan empati, kebijaksanaan, dan fokus pada tujuan bersama.

"Menciptakan ruang yang aman bagi anak-anak Indonesia hari ini dan di masa depan," tulis Kak Seto.

Aurelie dan Roby menikah pada 10 Oktober 2011. Pernikahan mereka jadi sorotan usai perilisan buku Broken Strings, yang berisi memoar Aurelie. Kisahnya viral dan menarik perhatian banyak orang.

Dalam buku itu, Aurelie menuliskan bahwa dia pernah menikah dengan karakter bernama Bobby (samaran). Selama masa pernikahan tersebut, Aurelie menjalani fase kehidupan yang cukup mengerikan. Di momen tersebut, Aurelie mengungkap pengalaman pahitnya jadi korban child grooming hingga mendapat tindak KDRT.

Roby dikaitkan dengan karakter Bobby yang disebut sebagai pedofilia dan melakukan child grooming terhadap Aurelie. Saat dimintai klarifikasi, Roby sempat menjelaskan definisi soal pedofilia. Roby mengatakan pedofilia merupakan sebutan untuk orang dewasa yang memiliki hasrat seksual kepada anak yang masih berumur di bawah 13 tahun.

"Pedofilia adalah adanya hasrat seksual oleh laki-laki atau perempuan yang sudah di atas 16 tahun kepada anak di bawah 13 tahun. Aurelie 13 tahun belum kenal sama saya. Dia ada di Belgia," kata Roby di kawasan Citeureup, Jawa Barat, belum lama ini.

Roby mengatakan bahwa jalinan asmaranya dengan Aurelie bermula saat keduanya bertemu dalam produksi iklan salah satu provider pada 2009. Saat itu, Aurelie sudah menginjak usia 16 tahun.

Kata Roby, fakta tersebut harusnya sudah bisa membantah tudingan beberapa pihak yang menyebutnya telah melakukan tindakan child grooming kepada Aurelie.

Roby menyatakan bahwa dirinya tidak pernah melakukan child grooming terhadap Aurelie. Ia memperlakukan Aurelie sebagaimana kekasih sesuai dengan usianya yang memang telah beranjak dewasa.

"Saya berarti tidak meng-grooming, saya melakukan layaknya orang pacaran, ya, seumurannya dia. Intinya, ibunya mengizinkan. Tidak ada unsur saya mencuci otak itu seperti apa," kata Roby.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kakayaan Sergey Brin, Orang Terkaya ke-3 Dunia yang Lampaui Jeff Bezos dan Larry Ellison
• 37 menit lalubisnis.com
thumb
Taruna Poltekpin Bersihkan Lingkungan di Aceh Tamiang, Dukung Pemulihan Pascabencana
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi-Propaganda Asing masih wacana
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Didampingi Tiga Dekan, Plh Rektor UNM Hadiri Taklimat Presiden RI di Istana Merdeka Jakarta
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Tito Paparkan Progres Pemulihan Pascabencana Banjir-Longsor Sumatera
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.