Suap Ijon Proyek! Ade Kuswara Seret Sejumlah Nama? KPK Dalami Aliran Uang ke Wakil Ketua DPRD Jabar

realita.co
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA (Realita)- Lembaga Anti Rasuah menelusuri dugaan aliran uang yang diterima Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono terkaitan kasus dugaan ijon proyek yang melibatkan kader PDI-P di Kabupaten Bekasi sekaligus orang nomor satu di Kabupaten Bekasi, Ade Kuswara Kunang.

Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo belum memberikan secara detail berapa jumlah yang masuk ke kantong dirinya.

"Untuk jumlah, kita akan update nanti. Karena penyidik masih terus didalami, apakah penerimaannya ini saja atau juga ada penerimaan-penerimaan lainnya," ujar Juru Bicara KPK di Kuningan, Jakarta Selatan. Jum'at (16/1/2026).

Budi juga tidak membeberkan kapan terjadi peristiwa dugaan penerimaan uang tersebut. KPK fokus pada waktu terjadinya kasus dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat," tambahnya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada tahun Desember 2024-2025.

"Ya, KPK sesuai dengan waktu perkara untuk yang suap ijon proyek ini. Jadi, kami dalami dulu itu, kemudian nanti terbuka kemungkinan untuk dikembangkan lagi, apakah ada dugaan penerimaan-penerimaan lainnya? Nah itu masih akan terus didalami penyidik,” bebernya.

KPK juga mendalami alasan tersangka Sarjan kasus dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memberikan sejumlah uang dan lainnya kepada Ono Surono.

"Penyidik dalami mengapa pihak swasta selaku pelaksana proyek di Kabupaten Bekasi ini kemudian juga memberikan sejumlah uang kepada saudara OS yang mana kapasitasnya adalah sebagai anggota DPRD," jelasnya.

Juru Bicara KPK menerangkan pendalaman tersebut perlu untuk mengungkap hubungan antara Sarjan dengan Ono yang juga menjabat Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat. Sehingga diduga terjadi pemberian uang.

"Ini kaitannya seperti apa? Tentu ini masih akan terus didalami maksud dan tujuan pemberian itu ya, termasuk juga nanti penyidik pasti akan mengklarifikasi kepada saksi-saksi lain," ucapnya.

Kemarin Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, kelar menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (15/1/2026).

Ketika keluar dari Gedung Merah Putih kepada awak media, Ono mengaku dicecar belasan pertanyaan oleh penyidik terkait tugas dan fungsinya sebagai pimpinan partai di tingkat provinsi.

"Sekitar 15 pertanyaan. Ya seputar terkait dengan tugas-tugas (sebagai Ketua DPD PDIP)," ujar Ono kepada awak media di luar lobby KPK.

Ono diperiksa terkait kasus suap ijon proyek yang melibatkan Ade Kuswara Kunang bersama Ayahnya Haji Kunang bersama pihak swasta, Sarjan.

Disinggung terkait adanya aliran dana masuk ke kantong pribadi atau kas partai, Ono langsung menepis tudingan itu.

"Tidak ada aliran, untuk detail materi coba tanyakan ke penyidik," tuturnya. (Ang)

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Legenda Macan Kemayoran, Ismed Sofyan Murka! Soroti Mental Pemain Persija Usai Takluk dari Persib: Sekarang Persija Enggak Ada Nyalinya!
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
3 Provinsi Ini Diramal Jadi Lokomotif Investasi, Fokus di Sektor Tambang
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Investasi Geothermal dan Data Center Diproyeksi Meningkat, Investor Jepang-Thailand Siap Masuk RI
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Kasus Roy Suryo CS di Ijazah Jokowi, Refly Harun Sebut Pelimpahan Berkas Tak Berdasar
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Libur Long Weekend, 36 Ribu Tiket Kereta Area Daop 9 Jember Ludes Terjual
• 58 menit laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.