Wacana Pilkada Dipilih DPRD Kembali Dapat Penolakan dari Partai Poltik

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Partai Gema Bangsa secara tegas menolak wacana pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). 

Partai yang dipimpin oleh Ahmad Rofiq tersebut menegaskan komitmennya untuk tetap mempertahankan dan memperjuangkan sistem Pilkada secara langsung oleh rakyat.

Ahmad Rofiq mengaku pihaknya menilai bahwa Pilkada langsung merupakan salah satu pilar penting demokrasi yang harus dijaga karena menjadi sarana utama bagi rakyat untuk menyalurkan hak politiknya secara langsung. 

Dalam pernyataannya, Ahmad Rofiq menegaskan bahwa usulan Pilkada melalui DPRD berpotensi menjauhkan rakyat dari proses pengambilan keputusan politik, sekaligus membuka ruang dominasi elite dan kepentingan tertentu dalam menentukan kepala daerah.

“Gema Bangsa menolak usulan pilkada melalui DPRD. Kami secara tegas menginginkan dan akan terus memperjuangkan pemilihan langsung, sebagaimana tertuang dalam visi partai, yaitu menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama, bukan tunduk pada tekanan oligarki,” kata Ahmad Rofiq dalam konferensi erssnya, Jakarta, Jumat (16/1/2025).

Ahmad Rofiq menuturkan jika demokrasi tidak boleh direduksi hanya demi alasan efisiensi atau stabilitas politik jangka pendek. 

Menurutnya penguatan demokrasi justru harus diarahkan pada peningkatan kualitas partisipasi publik, transparansi, serta pendidikan politik bagi masyarakat.

Lebih lanjut, kata Ahmad Rofiq, sikap tersebut sejalan dengan visi dan misi Partai Gema Bangsa yang menempatkan kedaulatan rakyat sebagai fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Karenanya, kata ia, setiap kebijakan yang berpotensi mengurangi hak politik rakyat dinilai perlu ditolak dan dikritisi secara terbuka.

Ahmad Rofiq menegaskan partainya akan terus menyuarakan penolakan terhadap wacana Pilkada melalui DPRD dalam berbagai forum politik, baik di tingkat nasional maupun daerah. 

"Gema Bangsa juga berkomitmen untuk mendorong dialog publik dan kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat sipil guna menjaga keberlangsungan demokrasi yang partisipatif," katanya.(jts/raa)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wanita di Jakut Dianiaya Pemotor Usai Cekcok Kena Cipratan Air, Pelaku Dibekuk
• 1 jam laludetik.com
thumb
Kerugian 4.898 Lender Capai Rp 1,4 Triliun, Aset PT DSI Hanya Rp 50 Miliar
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Dilema Miami: Antara Euforia Piala Dunia 2026 dan Pengetatan Visa Donald Trump
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Kargo Intenasional, Layanan Terbaru Pos Indonesia, Permudah Kiriman PMI, Haji dan Umrah
• 2 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Harga Minyak Jatuh 4 Persen, Pernyataan Trump Redam Risiko Iran
• 7 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.