Penulis: Fityan
TVRINews-Jakarta
Sekretariat Kabinet dan Kadin bahas program prioritas 2026 serta dukungan terhadap agenda internasional Presiden.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menerima kunjungan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta Pusat.
Pertemuan strategis ini difokuskan pada sinkronisasi program kerja Kadin tahun 2026 dengan visi besar pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam diskusi tersebut, Anindya Bakrie memaparkan sejumlah hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin serta peta jalan organisasi untuk satu tahun ke depan.
Fokus utama pembicaraan mencakup implementasi program percepatan atau Quick Win 2025 yang menjadi prioritas pemerintah saat ini.
Fokus pada Kesejahteraan Rakyat
Beberapa inisiatif sosial-ekonomi menjadi topik hangat dalam pertemuan tersebut. Kadin menegaskan dukungannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemeriksaan kesehatan massal, serta penyediaan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Selain infrastruktur dan kesehatan, kolaborasi ini juga menyasar sektor ekonomi mikro melalui pengembangan Koperasi Desa Merah Putih dan penguatan ekonomi di kawasan pesisir melalui Kampung Nelayan Merah Putih.
Seskab Teddy Indra Wijaya memberikan catatan khusus mengenai peran strategis Kadin Global Engagement Office (GEO).
Kadin diharapkan mampu menjadi jembatan diplomasi ekonomi Indonesia di kancah internasional, terutama dalam mendukung kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Britania Raya.
"Sekretaris Kabinet memberikan masukan terkait potensi kontribusi Kadin GEO dalam rangka mendukung agenda kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Inggris, serta partisipasi Indonesia pada World Economic Forum di Davos," tulis pernyataan resmi Sekretariat Kabinet melalui akun media sosialnya, @sekretariat.kabit Jumat 16 Januari 2026.
Semangat Indonesia Incorporated
Menanggapi arahan Presiden Prabowo Subianto, Kadin menyatakan kesiapannya untuk mengadopsi semangat "Indonesia Incorporated".
Konsep ini menekankan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah dan dunia usaha demi menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.
Langkah ini dipandang sebagai upaya konkret untuk memastikan stabilitas ekonomi dalam negeri di tengah ketidakpastian global, sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pemerataan akses ekonomi di tingkat desa hingga nasional.
Editor: Redaktur TVRINews




