Abu Dhabi, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memimpin pertemuan tingkat menteri ketiga Mangrove Alliance for Climate (MAC) yang digelar dalam rangkaian Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW) 2026 di Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab.
Dalam pertemuan tersebut, Zulhas menekankan pentingnya komitmen negara-negara anggota MAC untuk diwujudkan dalam aksi restorasi dan konservasi mangrove yang konkret, terukur, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Komitmen setiap negara anggota harus diwujudkan dalam aksi konkret dan terukur, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Zulhas berdasarkan keterangannya, Jakarta, Jumat (16/1/2026).
MAC merupakan aliansi global yang diinisiasi oleh Pemerintah Indonesia bersama Persatuan Emirat Arab. Saat ini, aliansi tersebut beranggotakan 47 negara dengan tujuan utama mengatasi dampak perubahan iklim melalui penguatan program restorasi dan konservasi mangrove secara berkelanjutan.
Pada pertemuan yang berlangsung Rabu (14/1) itu, Menteri Perubahan Iklim dan Lingkungan Persatuan Emirat Arab, Amna bint Abdullah Al Dahak Al Shamsi, menyampaikan bahwa MAC akan menyiapkan pedoman restorasi dan konservasi mangrove berbasis pendekatan ilmiah. Pedoman tersebut diharapkan dapat meningkatkan tingkat keberhasilan penanaman mangrove di negara-negara anggota.
Sebagai bentuk penguatan komitmen bersama, Zulhas dan Amna bint Abdullah Al Dahak Al Shamsi menandatangani MAC Charter. Penandatanganan piagam ini menegaskan komitmen untuk menjalankan aliansi secara transparan dan efektif, sekaligus memperluas kerja sama dengan berbagai mitra internasional guna mencapai visi dan misi MAC.
- ANTARA/HO-Kementerian Koordinator Bidang Pangan
Pertemuan tingkat menteri MAC tersebut dihadiri oleh perwakilan sejumlah negara anggota, di antaranya Australia, Kolombia, Filipina, Inggris, Jerman, Kuwait, Rusia, dan Kuba. Selain itu, mitra internasional seperti Mangrove Breakthrough turut hadir dan menyatakan dukungan penuh, sekaligus mengapresiasi peran Indonesia dan Persatuan Emirat Arab dalam memimpin aliansi global tersebut.
Dalam kesempatan itu, Zulhas juga menyatakan kesiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah pertemuan tingkat menteri MAC berikutnya.
“Indonesia siap menjadi tuan rumah pertemuan tingkat menteri MAC keempat,” ujar dia.
Selain menghadiri pertemuan MAC, Zulhas melakukan pertemuan bilateral dengan Utusan Khusus Persatuan Emirat Arab untuk Indonesia di bidang energi, iklim, dan investasi, yang juga menjabat sebagai Menteri Energi dan Infrastruktur Persatuan Emirat Arab. Pertemuan tersebut membahas keberlanjutan kerja sama sektor energi antara Indonesia dan Persatuan Emirat Arab, serta penjajakan peluang investasi di sektor pertanian dan perikanan.




