NOC Indonesia Perkuat Diplomasi Olahraga Dorong Pencak Silat ke Gerakan Olimpiade

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta 

Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menegaskan komitmennya memperjuangkan pencak silat sebagai bagian dari gerakan olahraga dunia melalui penguatan diplomasi olahraga dan sinergi antara pemerintah, gerakan Olimpiade, serta federasi internasional. 

Komitmen tersebut mengemuka dalam kunjungan Presiden Alliance of Independent Recognised Members of Sport (AIMS), Stephan Fox, ke Kantor NOC Indonesia.

Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menyatakan pencak silat merupakan warisan budaya bangsa yang memiliki nilai universal serta potensi untuk berkembang di tingkat internasional. 

Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan visi Presiden RI Prabowo Subianto dalam memajukan olahraga nasional di panggung global.

“Pencak silat bukan hanya identitas budaya bangsa, tetapi juga cabang olahraga yang memiliki daya saing internasional. Dukungan dan perhatian langsung Presiden Republik Indonesia menjadi energi besar bagi kami di NOC Indonesia untuk terus mengawal proses pencak silat agar semakin diakui di tingkat dunia, termasuk dalam gerakan Olimpiade,” ujar Okto dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Jumat, 16 Januari 2026.

Okto menambahkan sinergi antara pemerintah dan gerakan Olimpiade Indonesia menjadi fondasi utama dalam diplomasi olahraga nasional yang dijalankan NOC Indonesia selama ini.

“Kerja sama yang solid antara Presiden Republik Indonesia, pemerintah, dan NOC Indonesia menunjukkan keseriusan bangsa ini dalam menjadikan olahraga sebagai bagian dari diplomasi global. Pencak silat adalah contoh nyata bagaimana olahraga prestasi, budaya, dan identitas bangsa dapat berjalan beriringan,” kata Okto.

Dalam pertemuan tersebut, Stephan Fox menyoroti posisi strategis NOC Indonesia dalam olahraga dunia, yang tercermin dari kepemimpinan tokoh-tokoh Indonesia di level internasional.

“NOC Indonesia telah menunjukkan peran yang sangat luar biasa, baik melalui Okto sebagai Presiden maupun Erick Thohir sebagai anggota IOC sekaligus Menteri Olahraga. Ini mencerminkan kerja sama yang kuat antara gerakan Olimpiade dan pemerintah,” ucap Stephan.

Ia juga mengungkapkan pengalamannya bertemu langsung dengan Presiden Republik Indonesia dalam pertemuan pribadi di Paris, yang secara khusus membahas pencak silat.

“Saya mendapat kehormatan untuk bertemu langsung dengan Presiden Republik Indonesia dalam pertemuan di Paris, di mana beliau menyampaikan komitmen dan mengajak kerja sama terkait pencak silat, yang beliau pimpin sebagai Presiden Dunia, menuju pengakuan dalam gerakan Olimpiade. Saya telah berjanji kepada Presiden bahwa kami akan melakukan yang terbaik untuk mendukung upaya tersebut,” tutur Stephan.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Laras Faizati Bebas dengan Syarat Pengawasan Satu Tahun
• 22 jam lalukompas.com
thumb
PT Vale Pastikan Pasokan Nikel untuk Smelter Sorowako Aman Meski Kuota Produksi Dikurangi
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Wacana RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing: Atur AI, Akun Bot
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Komdigi Pastikan Kebocoran Data Tak Terjadi Usai Panggil Meta Klarifikasi
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Bukit Bintang Malaysia Tamparan bagi Wisata Kita
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.