BEKASI, KOMPAS.com – Momen libur panjang peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memproyeksikan lonjakan arus kendaraan menuju wilayah timur Pulau Jawa.
Sebanyak 288.440 kendaraan diperkirakan melintas melalui Gerbang Tol Cikampek Utama selama periode libur tersebut. Jumlah tersebut meningkat sekitar 12,69 persen dibandingkan dengan volume lalu lintas normal.
“JTT memprediksi ada 288.000 kendaraan yang menuju wilayah timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama dalam rangka libur panjang Isra Miraj Nabi Muhammad SAW,” ujar VP Corporate Secretary dan Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, dalam keterangan tertulis, Jumat (16/1/2026).
Baca juga: Libur Isra Miraj, Ganjil-Genap Jakarta Ditiadakan pada Jumat Ini
Ria mengatakan, untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas kendaraan, JTT telah menyiapkan sejumlah langkah kesiapan layanan guna memastikan perjalanan pengguna jalan tol di Ruas Trans Jawa tetap aman, lancar, dan nyaman.
“Kami akan melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi lalu lintas serta memastikan kesiapan seluruh fasilitas operasional," kata Ria.
Kesiapan tersebut meliputi layanan transaksi di gerbang tol, kesiapsiagaan petugas di lapangan, hingga optimalisasi sarana keselamatan jalan.
Ria memastikan seluruh Ruas Trans Jawa berada dalam kondisi siap operasional, baik dari sisi infrastruktur, petugas, maupun layanan informasi bagi pengguna jalan.
“Seluruhnya kami optimalkan agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya.
Dalam menghadapi lonjakan volume kendaraan selama libur panjang, JTT juga mengoptimalkan pemanfaatan gardu tol yang tersedia dengan mengedepankan efektivitas sumber daya operasional.
“Pada Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek, JTT mengoperasikan 35 gerbang tol dengan total 209 gardu serta didukung 66 unit Mobile Reader,” kata Ria.
Baca juga: Libur Panjang Isra Miraj, KAI Sediakan 158.000 Tempat Duduk Kereta
Sementara itu, Ruas Jalan Tol Palimanan–Kanci (Palikanci) didukung tujuh gerbang tol dengan 33 gardu dan 33 unit Mobile Reader (MR).
Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A, B, dan C mengoperasikan sembilan gerbang tol dengan 37 gardu serta 15 unit MR. Adapun Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol (Surgem) didukung 18 gerbang tol dengan 122 gardu dan 44 unit MR.
“Optimalisasi layanan transaksi dilakukan dengan penyesuaian pola lalu lintas di lapangan guna memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan pengguna jalan,” ujarnya.
Selain itu, JTT juga memastikan kesiapan rest area yang tersebar di sepanjang Ruas Trans Jawa agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pengguna jalan sebagai tempat beristirahat.
JTT mengimbau pengguna jalan untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik, memanfaatkan rest area apabila merasa lelah, serta selalu mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.
“Kami juga terus berkoordinasi dengan Kepolisian dan instansi terkait dalam pengaturan lalu lintas, termasuk kesiapan rekayasa lalu lintas apabila diperlukan, guna menjaga kelancaran arus kendaraan selama periode libur panjang,” ujar Ria.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang

